Gini ya teman-teman, Terkadang saya ini kebangetan menghajar orang lain. Sampai terkesan seperti orang mabuk. Tetapi aku memang lagi mangkel ngelihat petantang-petenteng para politikus saat ini. Jadi sorry buat Martin Manurung yang kerap jadi sansak postingku. Sesungguhnya kalau ketemu kamu ya Tin, pasti aku ajak ngopi bareng-bareng. Wong pada dasarnya aku tuh orangnya sopan kok. Meski teman-teman -- apalagi yang pro Mega -- kalau baca postingku kerjanya pasti cuman mangkel aja ya ? Begini. Waktu SBP bikin PUDI, kan dia cuma bermodal emosi juga. Rasanya sekarang ini saya melihat bahwa PK lebih tepat sebagai pembawa aspirasi kami-kami yang Islam ini. Sebab, menurut saya lho, PAN kadang diancukan juga. Taruhlah waktu AR nglarang Habibie mencalonkan, atau kasih ultimatum agar dalam tempo 3 bulan dapat membereskan semua masalah. Atau kalau lihat cara Faisal Basri bicara. Dalam era demokrasi, orang yang membatasi hak berpolitik orang lain, apapun alasannya, adalah diancukan. Termasuk juga Matori. Lebih sejuk melihat orang PK bicara dan bertindak. Moralitas mereka jauh lebih tinggi daripada (sebagian) orang PAN. Nah lho, padahal waktu Pemilu lalu saya nyoblos PAN. Dan bicara soal moralitas politik, saya lebih hormat pada PRD daripada pada SBP dan Rudini. Dalam banyak hal, partai yang ideologinya tidak saya sukai ini lebih menjunjung azas demokrasi. Tidak mau nyuruh Golkar bubar atau tidak ikut pemilu, tidak mau ikutan ngemis kursi. Alangkah bedanya dengan SBP yang (dulunya) teriak-teriak demokrat. Terbukti kini, dia cuma pencoleng politik. Sebaliknya, Amien Rais dalam beberapa kasus setali tiga uang dengan Bintang Pamungkas. Yang paling bikin kesel tuh Megawati. Kok dieemmmm aja kayak nenek tua habis makan sirih. Payah deh. Nah, posting saya itu baru seru ya untuk semuanya ! S a m ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
