>From : "Abdullah Hasan" <[EMAIL PROTECTED]>

Dari nonton SCTV pagi ini, 11 tukang beca yang lebih dari  10 hari
nggenjot beca dari Surabaya akhirnya sampai di Jakarta. Sesampainya di
Kebagusan kediaman Megawati) , para tukang beca itu belum bisa diterima
oleh Seri Baginda Duli Rakyat Tuan Putri Megawati . Maklumlah, alasannya
amat masuk diakal :  SIBUK !
" Hamba mengerti , paduka Yang Mulia " demikian tersirat memancar dari
lelehan keringat kawula kerajaaan Nusantara.  Konon dari isu-isu yang
kurang bisa dipercaya, Megawati mendapatkan masukan dari para
Hulubalang, bahwa para tukang beca tersebut dicurigai sebagai Wartawan
yang menyamar. Wartawan ? Wawancara ? Bahaya sekali ! Nanti bisa
ketahuan .....!

**************************** 
From: "Martin Manurung" <[EMAIL PROTECTED]>

Ya benar!!! Tadi pagi saya baca di salah satu koran, bahwa Amien Rais
didemo oleh ratusan orang dari Laskar Pembela Islam, karena menyamakan
laskar Hisbullah dengan laskar Genderuwo... Kabarnya, Amien juga tidak
mau menerima para pengunjuk rasa dari LPI itu. Cuma alasannya nggak
jelas; apakah "sibuk" atau yang lain. Wah, ini juga lucu nih: didemo
laskar!

------------------------

Komentar : Waladalah, bukannya menjawab sentilan wisdomnya Pak Hasan.
Malah menyentil orang lain. Jadi, aturannya, kalau ada yang ngantemin
Mega, maka harus ngantemin Amien. Kalau ada yang muji Amien, harus muji
Mega. Begitu seterusnya bolak-balik ndak karuan. 

Yardstick merah, rupanya populer sekali disini. Dan dilarang menghujat
penghuni posting, kalau ndak mau dimarahi. Soal diterapkan double
standard disini EGP .....

S a m

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke