Makanya jangan pilih BINATANG untuk presiden dan PANGLIMA TNI. Karena TNI
kalian dan pemimpin kalian semua binatang, maka mereka tidak bisa menemukan
Panglima GAM. Tetapi kalau manusia seperti Wartawan bisa ketemu demu dengan
Panglima GAM. Sedangkan BINATANG-BINATANG TNI ke Aceh bukan untuk cari GAM
tetapi untuk MERAMPOK, MENJARAH, MEMBAKAR dan PEMPERKOSA.
At 07:36 PM 9/9/99 JAVT, you wrote:
>Berbagai koran hari ini termasuk Kompas memuat berita penting yang kayaknya
>luput dari atensi para netters. Juga berita tv-tv swasta kemarin dan hari
>ini. Yaitu mengenai kasus paket informasi Fakta yang ditayangkan ANTV. Tadi
>pagi saya lihat pemred ANTV Askarmin Zaini bersama Prof Loeby Luqman
>mengupas kasus ini. Sangat ironis di era kebebasan pers sekarang tiba-tiba
>Polri mempersoalkan. Motifnya jelas, gara-gara ANTV menyiarkan wawancara
>dengan Panglima GAM Tengku Abdullah Syafei. Apa salahnya sih, mewawancara
>panglima GAM? Kok rezim Wiranto-HBB langsung jadi seperti kebakaran
>jenggot? Saya kebetulan termasuk penggemar Fakta tiap Senin malam. Saya juga
>nonton Fakta yang sekarang dipersoalkan rezim ini. Apanya yang salah sih?
>Waktu Xanana masih dalam tahanan, sebelum jajak pendapat, artinya Xanana
>berstatus narapidana karena "memberontak" (secara politis disebut karena
>kriminal), begitu sering Xanana diwawancara pers. Bahkan waktu dia menuding
>"Wiranto itu bukan jendral reformasi. Wiranto itu jendral orde baru", semua
>media memuatnya. Kok nggak apa-apa?
>
>Jangan-jangan seperti disinyalir pemred ANTV di RCTI tadi pagi, ini
>merupakan bentuk baru pengekangan kebebasan pers dengan cara main intimidasi
>supaya pers nasional jadi kecut lagi seperti di jaman orde baru! Saya
>terkesan oleh pernyataan ANTV: saya siap menghadapi sampai ke pengadilan.
>Saya juga terkesan, kok di kuli-tinta ini tidak ada yang berkomentar
>mengenai kasus yang seperti dikatakan Kompas kebebasan pers sedang diuji?
>
>Bagaimana pendapat para netters?
>
>Reva Renaldo
>
>______________________________________________________
>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!