Ha ha haaa, saya ketawa ngakak menikmati ending message Anda.
Walaupun dengan kenyerian yang amat sangat didada.
Nampaknya banyak dari kita berada dalam kenyerian yang sama, walaupun dari
tempat duduk yang berbeda-beda.
Semoga kita tidak ternina bobokkan oleh skenario besar dunia, dengan berlama
lama jalan ditempat begini, tanpa tahu apa yang sedang diskenariokan dunia
untuk kita alami berikutnya. Keasyikan kita pada masalah internal Indonesia
jangan jangan akan mengantarkan bangsa kita pada kejutan berikutnya bahwa
ternyata kita memang dipaksa tetap menjadi pelengkap penderita selamanya.
Wake up Indonesia!
Yap
>From: "Chandra Adenan" <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Sun, 12 Sep 1999 20:56:49 +0700
>
> > Bung Chandra, biarkanlah telenovela mengikuti alur ceriteranya sendiri.
> > Bahwa akhirnya Rosalinda jadi juga bersatu dengan Fernando Jose,
>episodenya
> > harus sedikit diperlama, agar Alex sempat menikmati kemenangannya,
>atau...
> > iklannya mampu mengembalikan biaya dari kenaikan omzet....
>
>----------------------------------------------------------------------------
>---------------------------------
>Jangan begitu ah, masalahnya Rosalinda anaknya cuman satu tapi Indonesia
>punya anak 200 juta ne', masak harus terombang-ambing oleh permainan
>politik
>beberapa opurtunis.
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!