On Fri, 8 Oct 1999, Hihihiiik Yek wrote:

> Bukan cuma Poros Tengik. PDIP juga bangsat. Penipu. Meloloskan Akbar jadi
> Ketua DPR. Dasar pelacur. Pengkhianat. Bajingan. Anjing rakus
> kekuasaan.
> Mana kehormatan itu? Kalah voting dan jadi oposisi lebih terhormat
> daripada jadi pelacur. Dasar bangsat. Senayan isinya tak 
> lebih dari bangsaaaat!!! 
> Hihihiiik Yek.

Saya tidak berprasangka sejelek itu. PDI-P, saya yakin, sudah berjuang
sekuat tenaga untuk menggolkan calonnya. Cuma, kesombongan bersosialisasi
dengan partai lain menyebabkan PDI-P jeblok. Belum lagi kegemarannya
mencari _musuh_ yang tidak perlu. Dari mengisengi Golkar, memepet fraksi
Utusan Golongan sampai menjegal fraksi PBB. Dengan akibat, mereka bersatu 
menghadapi PDI-P. Mereka yang bersatu dengan Golkar belum tentu sepakat
dengan Golkar. Cuma, dalam kasus kemarin mereka menganggap _ancaman_ PDI-P
lebih besar katimbang ancaman Golkar.

WAM  


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke