Terima kasih,


B. Ghalib
Public Relations

> ----------
> From:         zUlFaN K[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Tuesday, October 19, 1999 2:25 AM
> To:   '1
> Subject:      [Sabil] 2.d) POLITIK DINASTI ADALAH POLITIK BALAS DENDAM DAN
> PENJAJAHAN SUMUR HIDUP
> 
> POLITIK DINASTI ADALAH 
> POLITIK BALAS DENDAM DAN PENJAJAHAN SEUMUR HIDUP 
> Bagian ( 2d )
> 
> 2.d Keterlibatan PDI-P /Mega dengan Pengusaha Konglomerat Status Quo 
> pada Tragedi Semanggi ke 02 - 24 September 99 
> Maraknya demo selama pemerintahan Habibie yang sudah mencapai 3.200 kali
> demo, membuat wacana politik dan demokrasi Indonesia menjadi dinamis
> walaupun bisa juga saya simpulkan justru sebagai ancaman gangguan
> stabilitas kalau tidak segera di antisipasi. 
> 
> Belakangan indentitas kelompok mahasiswa pelaku demo makin hari semakin
> jelas hanya terbatas pada kelompok minoritas yakni : kelompok FORKOT,
> FORBES, KOMRAD, FAMRED, FKSMJ yang lagi lagi selalu didukung oleh kekuatan
> Media Massa dan Permodalan yang kuat serta berpusat selalu di kampus
> Katholik Universitas Atmajaya. 
> 
> Lalu pertanyaannya dari manakah mereka mendapat dan memperoleh dukungan
> dana ??? masih ingat dengan Pengusaha Ariffin Panigoro ?? nah, bukanlah
> dia satu satunya Donatur Bijak dari berbagai kegiatan, namun dibelakang
> mereka banyak sekali Orang Kaya Baru (OKB) sejenis VAMPIRE Bankir Busuk
> yang memiliki dana Trilyunan hasil Rampokan KKN dijaman ORBA dulu yang
> merampok dana KLBI ratusan trilyun rp yang tidak ada niat mereka
> kembalikan, mereka antara lain : Kim Johanes, Rudi Ramli, James
> Ryadi/Mukhtar Ryadi, Eka Tjipta, Tie Ning King, Eddy Tanzil/Hendra
> Rahardja, dan para Vampire Pri & Non Pri lainnya yang sengaja berkhianat
> yang mengakibatkan jatuhnya Soeharto dan sekarang mati matian mendukung
> Kemenangan Mega dengan jalan apapun dan kalau perlu yang Harampun mereka
> halalkan. 
> 
> Praktek demo dengan menggunakan bom molotov sudah menjadi standard
> kelompok mahasiswa Forkot cs dengan dibantu Pengusaha sekaligus Pengurus
> PDI-P antara lain, Ariffin Panigoro, Theo Sjafei, Ratna Sarumpaet dll,
> walhasil lagi  lagi terjadi kasus Tragedi Semanggi 2 24 September 99 lalu
> yang telah menelan korban lagi tanpa tujuan yang jelas dengan dalih
> menolak Habibie mereka ingin memaksakan kehendaknya menduduki gedung
> DPR/MPR padahal tanggal 01 Oktober 99 akan dimulai SU MPR, atau memang
> benar mereka ingin melakukan Makar ? dengan dalih dalih dan menunggangi
> demo mahasiswa 
> 
> Merekalah penyandang dana PDI-P yg dikoordinir oleh James Ryadi dengan
> kasus Lippo Gatenya. Jangan heran kalau hampir setiap saat Mega ke
> Singapore adalah untuk menemui mereka mereka juga untuk berkasak kusuk
> guna mengatur Strategi untuk mengambil KEKUASAAN kembali di Indonesia yang
> pernah dipegang oleh ayahnda Soekarno. 
> 
> Lalu kita selalu terbentur dengan istilah Status Quo, heran, bingung siapa
> dan apa ??, masalahnya sekarang ini siapa yang Status Quo ?? Penguasa atau
> Pengusaha ??? Soeharto atau Soekarno ?? Habibie atau Mega ?? 
> 
> Habibie The Man Of Blessing in Disguise 
> Alhamdulillah, walau duduk dikursi panas selama 512 hari dan mendapat
> hujatan, hinaan dll, Habibie ternyata dapat melewati masa masa sulitnya
> setelah beberapa kali mengalami ancaman Makar dari kelompok kelompok
> tertentu khususnya kelompok yang menggunakan Forkot cs. Namun terlepas
> dari kelemahan dan kelebihannya Habibie telah berhasil mengantar Indonesia
> pada tahap SU MPR s/d sekarang ini secara legowo dan dan adalah tugas kita
> semua memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada wakil wakil di MPR
> untuk menjalan puncak acara SU MPR tanggal 20 Oktober yad yakni Pemilihan
> Presiden 
> 
>   _____  
> 
> 
> Bersambung ke 2.e
>   _____  
> 
> Orang2 Kafir seperti Jacob Tobing dan Theo Syafei telah mengancam
> melakukan revolusi. Berjihadlah dgn menyumbangkan tenaga, pikiran,
> ataupun dana. Berikan bantuan anda lewat: DDII (Telp: 390 2933, 390
> 9120, Fax: 3928375) Rek. No.: 301.00072.15 Bank Muamalat Kantor Kas
> Masjid Al Furqan Jl. Kramat Raya No. 45 Jakarta Rekening Pos Keadilan 
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke