> ----------
> From:         zUlFaN K[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Tuesday, October 19, 1999 2:32 AM
> To:   '1
> Subject:      [Sabil] 2.g) POLITIK DINASTI ADALAH POLITIK BALAS DENDAM DAN
> PENJAJAHAN SUMUR HIDUP
> 
> POLITIK DINASTI ADALAH 
> POLITIK BALAS DENDAM DAN PENJAJAHAN SEUMUR HIDUP 
> Bagian ( 2g ) 
> 
> 2.g. DINASTY 
> PENGUASA DAN PENGUSAHA
> Menganalisa historical kepemimpinan sang PENGUASA & PENGUSAHA pada kedua
> jaman rezim tersebut diatas, apalagi secara mencolok diakhir rezim
> Soeharto di tahun 1998 lalu, telah meletus Kerusuhan Rasial Anti Cina
> Tragedi MEI 1998 
> 
> Lalu timbul sebuh pertanyaan, SUDAH PUTUSKAH DINASTY kedua sang Penguasa &
> Pengusaha tersebut diatas ??? 
> 
> Jawabannya : Simple dan Mudah sekali, BELUM !!! 
> 
> Mari kita buktikan : 
> 
> 1.    Walaupun selama kepemimpinan orde baru, telah bermunculan para
> Konglomerat Baru antara lain : Bob Hasan, The Ning King, Prayogo Pangestu,
> Eka Cipta Widjaya, Anak Anak Soeharto, Probo Sutedjo, Sudwikatmono, Peter
> Gontha, dan lain lain, sesuai dengan jamannya ternyata Taipan Lim Sioe
> Liong yang telah berganti nama Sudono Salim masih tetap MERAJAI percaturan
> business di Indonesia dan berhak menyandang PENGUSAHA seumur hidup.
> 2.    Tahun 1990an, Indonesia kebanjiran US$ dengan berdatangannya modal
> asing yang mana pada saat itu pula telah bermunculan Bank Bank yang
> jumlahnya sangat TIDAK MASUK AKAL mencapai ratusan.
> 3.    Lalu sejalan dengan bermunculannya bank bank sejak 1990an, tiba tiba
> saja banyak bermunculan perusahaan perusahaan baru yang dimiliki oleh para
> Ali Ali Baba dan Baba Baba Ali lengkap dengan dukungan para Mantan Jendral
> yang berjabatan Pres-Kom atau Pres-Dir yang notabene berfungsi sebagai
> Algojo Elit dengan gaji Rp.50juta /bulan plus inventaris Mercy Baby Benz
> dan Rumah Mewah di Jakarta Selatan sekelas Beverly Hill.
> 4.    Terbukti satu contoh saudagar yang terhormat Peter Gontha kedapatan
> memiliki anak perusahaan yang dewan direksinya adalah para Office Boy dan
> Satpamnya akan tetapi memiliki Utang Macet Ratusan Milyar Rupiah.......
> huh benar benar edan !!
> 5.    Kesemua dugaan diatas adalah hanya bumbu bumbu penyedap saja
> daripada dinamika per DINASTY an sang Penguasa & Pengusaha yang di aktori
> oleh Soekarno - Soeharto dan Lim Sioe Liong alias Sudono Salim.
> 6.    Tahun 1990 an, bersamaan dengan lahirnya ratusan bank bank, telah
> lahir pula Kloningnya Om Liem yakni Om Mooti atau kepanjangannya Lee Mo
> Tie alias Mukhtar Riady yang merupakan Tangan Kanan Om Liem di BCA dengan
> membuka Bank Lippo.
> 7.    Semua orang menyadari kalau saja Soeharto jatuh, pasti Om Liem juga
> akan jatuh, dan dugaan tersebut benar benar terjadi dimana sejak 1998
> lalu, hampir seluruh group BCA jatuh ketangan pemerintah, namun benarkah
> hal itu ???
> 8.    Dalam kurun waktu yang sangat singkat di tahun 1995, Mukhtar Riady
> beserta anak anaknya telah memiliki wadah Lippo Group yang memiliki asset
> dengan taksiran Trilyunan Rupiah. Wow Sim sa la bim ternyata Kloning om
> Liem telah begitu cepatnya menguasai ekonomi Indonesia.
> 9.    Disisi lain, untuk mengantisipasi tekanan politik dari kejatuhan
> Soeharto, dengan cerdiknya Lippo Group melalui Kloningnya yg baru
> Laksamana Sukardi sejak 1996 an telah masuk ke Kandang Kerbau PDI dan
> menjadi figure Bendahara yang handal dalam tubuh PDI-P.
> 10.   Disisi lain sang anak bernama saudagar James Riady masuk ke
> pemeritahan dengan jabatan Duta Besar Keliling Keliling Dunia......
> memainkan perananannya dalam rangka mengukuhkan The Dinasty Connection
> 
> Pada Bulan ini, hari ini Minggu tanggal 18 Oktober 99, adalah merupakan
> momentum yang sangat TEPAT sekali bagi sang DYNASTY (Lihat uraian diatas)
> untuk menyatakan SIKAP nya melalui pernyataan sang Cloning cabe rawit baru
> gede kemarin (supaya ngga ada resiko dong, kan anak anak !! kata si Eko
> Parto Group) 
> 
> Laksamana Sukardi : Bingung, Presiden Kok Tak Benar !! 
> 
> Kesan saya : Betapa Sombongnya anak Ingusan yang Satu ini, seandainya
> Habibie terpilih menjadi Presiden, maka orang satu ini cloningnya Mukhtar
> Ryadi wajib ditangkap sebagai tahanan Politik. 
> 
> Itulah sekedar ulasan dari saya mengenai apa yang dimaksud dengan Politik
> Dinasty yang bisa juga disebut The Dinasty Connection, yang tidak lebih
> merupakan Politik Balas Dendam atau bolehkah saya simpulkan Penjajahan
> Seumur Hidup ? Sehingga sangat tepat kalau rezim pemerintahan mendatang
> seandainya Mega menjadi Presiden di sebut Orde DINASTI sang Penguasa dan
> Pengusaha. 
> 
> Lalu pertanyaannya : Siapa mereka mereka itu ?? Mohon pendapat !! 
> Lalu Pertanyaannya : Maukah umat Islam dipimpin oleh Mega yang jelas jelas
> dikendalikan oleh para Pengusaha Pengusaha Status Quo ?? 
> 
> Mungkin dari sutuasi ini umat Islam bukanlah sekedar berkebaratan dan
> menolak Mega hanya sekedar pribadinya semata, namun jauh lebih penting
> adalah Lingkungannya dan orang orang kuat yang berada dibalik ketiak Mega
> yang justru telah menjadi benalu selama ini dijaman Orba dan orla,
> merekalah yang saya katakan sebagai Pengusaha Pengusaha yang berniat
> melanggengkan Dinasty di Indonesia 
> 
> Begitu Banyak deretan pernyataan tokoh tokoh fungsionaris PDI-P atau
> partisan partisan Anti Habibie yang tindakannya banyak membingungkan
> rakyat, padahal ngakunya tokoh tokoh Elit terhormat antara lain : 
> 
> 1.    Laksamana Sukardi : Bingung,Presiden Kok Tak Benar Minggu 17 Okt
> 1999 -detikcom
> 2.    Sabam siraiat : Jika Megawati Gagal Jadi Presiden; Jacob: Massa
> PDI-P akan Revolusi Republika 18 Oktober 1999
> http://www.republika.co.id/9910/18/27907.htm
> 3.    Sabam Bantah Tuduhan Mahasiswa: Saya Nggak Dorong Cuma gelus
> http://www.detik.com/berita/199910/19991018-1749.htm
> 4.    Untuk Hindari Jadi Negara Maling Hasibuan:Jangan Pilih Habibie
> http://www.detik.com/berita/199910/19991018-1842.htm
> 
> Tak ayal lagi memanasnya situasi politik Pernyataan yang sangat
> Provokative dari kalangan fungsionaris PDI-P diatas telah menimbulkan
> reaksi keras dan membuat GERAM berbagai kalangan dan tokoh dan Ulama yang
> diantaranya : 
> 
> 1.    Salim Said Soal : Pengerahan Massa - Mengarah ke Pemaksaan Kehendak
> http://www.detik.com/berita/199910/19991018-0939.htm
> 2.    Siswono : Bila Mega Tak Terpilih - Saya Tak Kuatir Rusuh
> http://www.detik.com/berita/199910/19991018-1551.htm
> 3.    Gus Dur : Orang Orang Disekitar Mega Tak Bertanggung Jawab, Jacob
> Tobing itu dari YKPK alias Yayasan Korban Pil Koplo
> http://www.berpolitik.com/articles/99/10/18/1957214.shtml
> 
>   _____  
> 
> 
> Bersambung ke 2.h
>   _____  
> 
> 
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke