Ini adalah yang dinamakan komentar tekstual. Sama sekali tidak substanstial.

-----Original Message-----
From: D.A. Usmany <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, October 26, 1999 8:19 AM
Subject: [Kuli Tinta] ALWI SHIHAB MENYEBUT NEGARA KITA NEGARA MUSLIM


Terbaca dalam koran Kompas halaman muka pagi hari ini , tanggal 26 Oktober
1999 , bahwa Alwi Shihab menyebut terang - terangan bahwa Indonesia adalah
"Negara Islam Terbesar di Dunia".

Apakah benar demikian ??

Bukankah kita adalah NEGARA PANCASILA yang sangat menjunjung tinggi
toleransi dan kerukunan Umat Beragama ?

Saya rasa ini hanya merupakan suatu kesalahan ucap saja atau yang kita kenal
dengan istilah "Slip of the tongue" , dan sebaiknya Alwi Shihab sesegera
mungkin menarik ucapannya dengan meminta maaf di media massa atau forum
terbuka yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Alwi Shihab mestinya tahu , bahwa didalam suasana dimana Presiden Gus Dur
yang sangat Moderat Reformis dan Wakil Presiden Megawati yang sangat
Nasionalis Reformis sedang gigih2-nya mengembalikan kesatuan dan persatuan
bangsa dan negara dengan program rekonsiliasi nasionalnya , pasti tidak akan
setuju dengan perkataan Alwi Shihab tersebut , apalagi telah santer beredar
berita dimasyarakat bahwa Alwi Shihab adalah calon anggota kabinet yang
baru.

Alwi Shihab , ingatlah bahwa semua pihak yang berbicara di Media Massa
maupun di Forum Internasional sekarang ini sedang amat sangat disorot oleh
Internasional dan Masyarakat kita pada umumnya , sehingga sebaiknya tidak
mengucapkan kata2 yang salah dalam pernyataannya maupun dalam wawancara
apapun , dan membantu semua pihak untuk memulihkan kepercayaan kepada Bangsa
kita dan menciptakan kesan bahwa Calon Anggota Kabinet seperti Anda adalah
kredibel dan mewakili rakyat banyak.

Terima kasih.
Kikihenky




______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!














______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke