Mengutip pendapat Sdr.... di IndoNews tgl.19 Nov 1999 yg membenarkan pernyataan GD bahwa DPR laksana Taman Kanak-kanak memang ada benarnya. Pada masa lampau mana ada DPR di tayangkan di TV, DPR bisa panggil Presiden. Dan sepertinya anggota yg nanya-nanya itu (rasa-rasanya) pengin agar masyarakat tahu bahwa dirinya khususnya dan DPR umumnya sudah berani "ngomong". Disisi lain, seperti kata Eep SF di Jateng Pos tgl.18 Nov 1999 bahwa GD lupa bahwa dirinya sekarang sudah jadi Presiden sehingga banyak pernyataan/kata2nya yang 'semelekete', sak enake dhewek (seperti mengatakan DPR seperti TK). Dan bagi warga NU, saya mengingatkan bahwa GD (sekarang) adalah milik bangsa Indonesia, bukan lagi milik warga NU semata. Best Regards ---- Den Tunggal >Friday, November 19, 1999, 12:47:59 PM, you wrote: Is> "BEDA DPR dan TAMAN KANAK-KANAK" Is> Dalam menjawab pertanyaan anggota DPR tentang likuidasi DEPPEN dan Is> DEPSOS, Gus Dur dalam pidatonya mengatakan : Is> "Sebagian besar dari anggota DPR ternyata hanya menyampaikan uneg-uneg Is> saja dan menyampaikan hal yang sama antara angauta DPR satu dengan Is> anggauta DPR lainnya hingga sulit rasanya membedakan DPR dengan Taman Is> Kanak-Kanak dst........" Is> Menarik ucapan Gus Dur ini, hingga Priyo Budi Santoso dari Golkar Is> tersinggung dan menginterupsi agar Presiden melakukan klarifikasi atas Is> ucapannya. Is> Saya yang mengikuti acara ini sejak awal hingga selesai melalui SCTV Is> rasanya memang pantas Gus Dur berkata seperti itu, karena memang Is> nampak sekali anggota-anggota DPR kita ini seperti anak-anak yang Is> minta diperhatikan, waton(asal) bisa tampil ngomong, meskipun Is> pertanyaannya/pendapatnya sama dengan sesama anggota DPR lainnya Is> sepertinya bukan masalah yang penting dirinya bisa tampil ngomong. Is> Sepertinya hal ini harus disadari oleh anggota DPR kita, bukan malah Is> marah-marah dan minta klarifikasi, ini makin menunjukkan sikap yang Is> lebih kekanak-kanakan. Seyogyanya jika sudah disampaikan oleh anggota Is> DPR dari fraksi terdahulu, jika memang pendapatnya sama cukuplah Is> menyatakan mendukung fraksi terdahulu tidak usah mengulang-ulang hal Is> yang sama, semata-mata asal kelihatan tampil berpidato, yang justru Is> tampak konyol dan sangat betul bila Gus Dur mengatakan sulit Is> membedakan "DPR dengan TAMAN KANAK-KANAK" -= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =- Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
