ah,
ingat masa-masa kuliah di kampus rakyat baranangsiang
bogor kala dulu. ketika, jelek-jelek gini, sering tampil me-
nyumbangkan lagu (memang benar-benar jadi sumbang kok)
di beberapa acara kesenian kampus (sekarang makin sepiiii
acara-acara kesenian begitu.... ).
seorang teman yang biasa ngarang (benar-benar ngarang,
wong hanya beberapa menit sebelum tampil) spontan bisa
mencipta syair:

Swaraku dan swaramu
tersekat di tenggorokan
tak ada yang kuasa
untuk bicara

dan teriak MERDEKA
dan teruak MERDEKA
(fade.....)
(aku kebagian ngebunyiin tamborin dan kecer dari penggorengan,
lha memang sedang main musik dapur je)
syair itu dibawakan dengan latar musik lagu proklamasi...

maksudnya, teman itu menggambarkan suasana kala itu.
ketika dunia kampus membisu dan membeku. walaupun
setiap tahun meneriakkan semangat proklamasi....

lha sekarang, dengan "pucukan" reformasi (?)
maka sekat-sekat di tenggorokan itu lepas sudah.
dan syair itu boleh diganti sebaliknya:

Swaramu dan swaranya
terlepas dari tenggorokan
semua yang bicara
bak berkuasa

dan teriak MERDEKA
dan teriak MERDEKA
--------ah, maaf teman syairmu tak ganti-----

mbah soeloyo
-----------
----- Original Message -----
From: Marto Blantik <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, November 26, 1999 8:58 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] RE: PERJUANGAN ORANG RIAU


Kok pada ribut sih ? Kalau mau merdeka ya silakan merdeka,
tambah banyak
negara tambah rame, yang jelas hentikan penindasan. Meski
nantinya
terpecah-pecah toh kita masih tetap satu bumi, tetap satu bangsa
manusia,
tetap satu bahasa cinta.

MB
----- Original Message -----
From: Ichwanto, Hendro (KPC) <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; 'be ng kalis'
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, November 26, 1999 5:05 PM
Subject: [Kuli Tinta] RE: PERJUANGAN ORANG RIAU


> terus terang saya ikut menangis mendengar nasib tanah
kelahiran saya....
> tapi kata Merdeka yg seperti apa yg sebenarnya kita inginkan,
Riau sebagai
> negara sendiri
> dengan pemimpinnya yg seperti sekarang ini atau yg bagaimana,
mungkin kita
> harus lebih banyak lagi
> memandang Vertikal maupun Horizontal, Siapkah kita dengan
semua ini atau
> hanya
> Suara teriakan yg sampai serak itu saja yg kita punya....
>
>
> Edo
> Hatari Pit Department
> PT. Kaltim Prima Coal
> PO Box 620 - Balikpapan
> East Kalimantan
> Phn  : 62 0549 52 1526
>         : 62 0549 21716
> Fax  : 62 0549 52 1586
> e-mail ; [EMAIL PROTECTED]
>


-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 -
www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!














-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke