Terima kasih u/ Bung Daniel yang telah berhasil memprovokasi netters sehingga milis ini kembali marak. Saya tidak ingin meramekan keramaian teman-teman, namun penampilan Faisal Basri di acara KKN kasus Texmaco sungguh mengesankan. Ia dengan pikiran yang jernih dan cerdas menanggapi mereka yang mengkritisi pengangkatan kasus Texmaco dengan mengatakan bahwa hendaknya mereka yang memiliki data segera menyerahkannya kepada Kejagung seperti Laksamana yang kebetulan menteri telah melakukannya. Lebih lanjut Faisal mengatakan bahwa hendaknya kita jangan terbiasa dengan main lempar isu yang justru akan membuat kita menjadi tidak produktif. Saya merasa terwakili dengan ucapan Faisal itu. Jangan sampai kita maksudnya berpikir kritis namun justru berakibat pada pengaburan isu utama kasus tersebut. Budaya KKN yang menjadi isu sentral dan harus diberantas adalah kolusi antara pejabat pemerintah dengan terutama swasta demi kepentingan bisnis swasta yang akan memberi upeti kepada pejabat pemertintah itu sebagai imbal baliknya. Tanah, uang, saham atau kepemilikan perusahaan, kapling hph, dan fasilitas adalah contoh-contoh upeti itu. Maka benar sekali Syahrir yang mengatakan bahwa aliran dana perlu diteliti. Atau memang sebagai bangsa pemaaf (maaf Bung Amin) ada yang menginginkan agar kasus-kasus KKN masa lalu tidak dibuka? �� �� -= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =- Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
