Sedih dan sangat terharu betapa bangsaku begitu naif dan betapa negara ini
melaju kearah yang semakin tidak menentu. Apakah masih ada hari esok yang
penuh harap, yang manusianya tidak terombang ambing antara 'kepintaran' dan
'kepintaran', antara 'kebaikan' dan 'kebaikan'.
Kapan bangsaku berhenti dari status dead-end job yang mengkotaminasi
kejernihan mata hatinya untuk mengejar yang namanya kemakmuran? Dan yang
semakin jauh dari impian sekalipun.
Yap
>From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: "Kuli Tinta" <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [Kuli Tinta] Horotoyonoh
>Date: Thu, 16 Dec 1999 06:28:32 +0700
>
>SCTV Liputan 6 pagi ini memberitakan 15 kelompok petani dan
>pengusaha kecil di Cirebon, Tegal dan sekitarnya mendatangi
>Komnas HAM untuk meminta agar Menteri Laksamana Soekardi
>menghentikan proses penyelidikan terhadap Texmaco karena usaha
>mereka terancam berhenti berhubung BNI tidak bisa memberi kredit
>kepada mereka berkaitan dengan kasus kredit macet itu.
>
>Ini sebuah fenomena menarik ketika informasi terbuka.
>
>
>
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!