Setuju banget kalau bung mbin mengemukakan berbagai-bagai kegalauan hati sehubungan 
dengan debat agama tersebut. Saya ikut berdosa karena beberapa saat yang lalu saya 
juga terlibet secara aktif dalam debat semacam ini.

Namun demikian, ketika saya membaca "Arok Dedes" buah karya Pramudya Ananta Toer, saya 
menjadi tersadar dari keasyikan dalam mengikuti perdebatan tersebut.

Dalam cerita akhir "Arok Dedes" tersebut, sang perancang tindakan Makar Ken Arok 
mengemukakan : "Janganlah kalian mempersoalkan masing-masing itu dewanya siapa, tetapi 
yang terpenting adalah bagaimana kalian melakukan dharma kepada sesama".

Oleh sebab itu marilah kita hentikan perdebatan yang melelahkan ini, karena masih 
banyak pekerjaan rumah yang harus kita garap dalam rangka menuju Indonesia Baru.

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
disanalah Aku berdiri
Jadi pandu Ibuku

Indonesia Kebangsaanku
Bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru 
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
hiduplah negeriku
bangsaku rakyatku semuanya

Bangunlah jiwanya
bangunlah badannya
untuk Indonesia raya

Indonesia raya
merdeka-merdeka
tanahku negeriku
yang kucinta

Indonesia raya 
merdeka-merdeka
hiduplah Indonesia raya

(Wage Rodolf Supratman)

Merdeka

   
--

On Wed, 2 Feb 2000 22:31:46    mBin wrote:
>
>sungguh sebenarnya saya campur baur perasaan saya,
>antara senyum, tertawa, sedih, marah, pisuh-pisuh, dll.
>membaca pertentangan pembela islam dan kristen di milis ini...
>
>namun saya tidak ingin melarang atawa menghimbau pertentangan semacam
>ini dihentikan denmgan terpaksa, kecuali moderator atawa host milis ini
>keberatan....
>
>saya melihat pertentangan tersebut agak menggelikan,
>terutama jika masing-masing pihak berusaha meyakinkan kepada yang
>lainnya tentang apa yang dipercayainya..
>lain masalah jika masing-masing pihak hanya pamer kelebihan agamanya
>masing-masing,
>dan tidak peduli apa yang dipercayai orang lain..
>
>meskipun berdekatan,
>debat agama dan politik sebenarnya agak jauh juga.. (bingun, tah ?)
>karena debat agama selalu mengacu kepada kitab suci masing-masing,
>dan ini 'sering' hanya diterima mentah-mentah dan dipercayai sangat
>suci sekali dan sama sekali tak-terbantahkan, bahkan dengan taruhan
>jiwa raga.dan biasanya obyek debat menjadi sangat transenden dan tidak
>nyata sama sekali.
>
>lain dengan debat politik,
>yang meskipun bisa bersimbah darah, logika obyektif adalah hal yang
>tampak dan sangat fisikal serta duniawi..
>jadi lebih riil.. lah.....
>
>karenanya,
>jika debat agama di milis ini, tetap dilanjutkan..
>saya akan ikutan nimbrung juga, biar tambah panas..
>dan kenapa tidak lebih mendebatkan masalah politik atawa sosial atawa
>budaya atawa tetek bengek lainnya...
>toh amien rais dan gus dur masih ada di sana,
>gogon dan wiranto serta lsn maih tetap berkicau...
>
>atau......
>
>bumm... bum..... bug.... bug.....
>
>
>mBin
>
>__________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
>http://im.yahoo.com
>
>- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
>-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at 
http://www.eudoramail.com

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke