edi purwono.....tidak ada kamus bagi saya mengenai istilah termakan gertakan. Posting 
yang dikemukakan oleh si Pabusacilat itu memang sarat dengan nuansa pembelaan bagi 
kaum nasrani seperti saya ini. Tetapi dalam kehidupan keimanan saya, persoalan 
pembelaan tersebut bukan hanya semata-mata diletakkan dalam tataran bahasa. Melainkan 
juga sikap dan perilaku. Nah karena di dalam internet ini, kita tidak melihat sikap 
dan perilaku si Pabusacilat ini, maka kita hanya dapat menganalisa dari "bahasa" 
posting yang disampaikannya. Inilah yang harus dipahami.

Jadi saya tidak bermaksud untuk bikin klarifikasi, karena toh tidak ada gunanya bagi 
saya untuk mengemukakan hal tersebut. Si Pabusacilat jelas tidak terdeteksi apa 
identitasnya. Apakah ia memang islam abangan ataukah justru bukan dari kalangan 
nasrani itu sendiri, yang tidak berani menyampaikan identitasnya. Kalau saya termakan 
dengan posting dari Si Pabu tersebut, apa gunanya saya berusaha untuk membuat forum 
kuli tinta ini menjadi ajang pencerahan bagi diri kita masing-masing.

Saya tetap yakin kalau si Pabu itu hanya sekedar mengemukakan persoaloan-persoalan 
yang parsial dengan tujuan untuk lebih meningkatkan ratingnya di media ini. 

Jadi mas edi purwono.... saya mengharapkan jangan terlalu cepat menyimpulkan isi dari 
gagasan saya. tetapi cermatilah apa yang saya sampaikan, yang pada intinya adalah 
bahwa selemah-lemahnya kekuatan (politik) kaum nasrani, mereka toh mashi mempunyai 
moralitas alamiah yang sudah ada jauh sebelum pengaruh-pengaruh sospol lainnya muncul 
(ini saya meminjam istilah yang dikemukakan oleh AS Hikam Bosnya Mas WAM itu lho).

Dengan demikian tanpa ada pembelaan-pun - bagi kaum nasrani - moralitas alamiah ini 
tetap eksis dan tak tergoyahkan. Mengapa demikian ? Karena sumbernya tidak lain dan 
tidak bukan adalah iman berdasarkan ajaran-ajaran Yesus Sang Anak Manusia itu. 
Amin....Amin.
--

On Thu, 17 Feb 2000 00:58:26   edi purwono wrote:
>Hestu sudah kemakan gertakannya Ferli, dan manut sama gigih untuk segera 
>bilang, kalau 'kaumnya tidak menikmati pembelaan pabu dan segenap karibnya'. 
>Seperti Ferli bilang 'ayo, kamu senyam-senyum ya. Ada yang membela kamu, 
>yang Islam, dan mengambil keuntungan, ya'. Dan Hestu lalu cepat-cepat bikin 
>klarifikasi. Padahal, buat Pabu, bahkan 'ngotwe' sekalipun, kalau cara 
>orang-orang berkelakuan jeblok ketika menanganinya, Pabu saya pastikan akan 
>menggeram. Bukan 'demi Ngotwe'-nya semata, tetapi adalah 'cara yang dipakai 
>oleh kelompok tertentu' itulah.
>
>Tapi, ngomong-ngomong, 'ngotwe' itu apa?
>Masih ada perbendaharaan lainnya?
>Seneng juga
>
>
>>From: mBin <[EMAIL PROTECTED]>
>>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>>To: [EMAIL PROTECTED]
>>Subject: Re: [Kuli Tinta] surat terbuka untuk Sang Pabusacilat.
>>Date: Thu, 17 Feb 2000 00:42:49 -0800 (PST)
>>
>>
>>demikianlah nasib sebuah milis terbuka,
>>adakalanya terbuka dengan segala permasalahan obyektifnya,
>>adakalanya keseruduk dengan masalah subyektivitasnya,
>>dan layak saja beberapa orang bangkit untuk meneriakkan,
>>status dan keberadaannya....
>>
>>- hestu ciptohandoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> > Saya baru tahu bahwa di kuli tinta ini muncul seseorang yang mengatas
>> > namakan dirinya sang Pabusacilat. Alih-alih dari kemunculan tersebut
>> > bak gelombang samudra yang menghempaskan apa saja yang ada
>> > dihadapannya.
>> > Saya tidak akan mempersoalkan nama yang anda pakai untuk berinteraksi
>> > di kuli tinta ini. tetapi yang saya permasalahkan adalah posting anda
>> > yang naga-naganya membela kaum nasrani (padahal adan sendiri
>> > menyatakan secara "terbuka" sebagai islam abangan).
>>
>>justru beberapa orang menggunakan nama itu untuk dipermasalahkan,
>>dan seringkali menafikan obyek yang ditulisnya...
>>dan anda kebetulan menanggapi penyikapan terhadap obyek postingnya..
>>
>>
>> > Posting yang anda sampaikan semata-mata adalah untuk meng-counter
>> > postingnya Mas Wisnu. Menurut saya Posting yang disampaikan oleh mas
>> > Wisnu itu bersifat jujur dan terbuka. Anda boleh saja meng-counter
>> > posting tersebu berdasarkan persepsi anda. tetapi bagi saya counter
>> > yang anda sampaikan memang terkesan berpihak. Padahal selama ini kuli
>> > tinta justru lebih menampilkan kajian-kajian yang akurat ilmiah dan
>> > konseptual.
>>
>>rupanya mas wisnu cukup banyak penggemar juga,
>>dengan posting wisnu yang jujur dan terbuka,....
>>boleh nanya yang jujur dan terbuka itu penyampaiannya, atawa isinya ?
>>kalau seseorang menulis A tetapi sebenarnya maunya B, bagaimana..
>>apakah boleh dikatakan jujur dan terbuka jika saya katakan bahwa
>>sebenarnya saya sangat mendukung pembantaian kaum beragama di
>>indonesia... dan itu saya tuliskan dengan tanpa sembunyi-sembunyi...
>>pantaskah saya mendapat penghargaan karena itru ?
>>
>>saya persepsikan, bahwa bung hestu ini menganggap tulisan wam obyektif,
>>sedangkan tulisan pabu hanya perseptif...
>>jadi ada yang musti dibereskan dengan si pabu ini....
>>
>> > Saya mempunyai kesan anda membela kaum nasrani. Secara pribadi saya
>> > mengucapkan terima kasih. tetapi perlu anda ketahui di dalam ajaran
>> > iman yang saya ikuti selama ini (saya katolik) ditegaskan bahwa
>> > "Jikalau kamu memberikan sedekah kepada sesamamu, maka tangan kiri
>> > kamu janganlah sampai mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan kanan
>> > kamu".
>>
>>saya bingung mempersepsikan tulisan di atas...
>>secara pribadi mengucapkan terima kasih, karena apa ?
>>tetapi anda mengharapkan kalau mau bantu ya lewat tangan belakang saja,
>>supaya jangan ada yang tahu....
>>jadi inilah sikap kristiani yang anda agungkan itu ?
>>jangan-jangan anda cuma takut bahwa pembelaan si pabu akan membuat
>>musuh nasrani semakin membabi buta, dan anda kena muntahannya ?
>>apakah dengan demikian anda menganggap si pabu ini provokator tulen ?
>>
>>saya susah membedakan apakah tulisan tersebut jumawa atawa penuh
>>ketakutan !!!
>>
>>
>> > Dengan demikian kalaupun sedekah ataupun bantuan seperti yang
>> > dilakukan oleh para misionaris dan umat katolik itu tetap dicurigai -
>> > seperti yang anda sinyalir tersebut - pada hakikatnya bagi ajaran
>> > iman tidak menjadi persoalan. Toh ini merupakan refleksi dari ajaran
>> > iman yang telah saya sebutkan di atas.
>>
>>mana yang dicurigai, mana yang disinyalir,
>>mana yang disembunyikan, mana yang direfeksikan,
>>dan mana yang sesuai ajaran ?
>>
>> > Saya sangat setuju dengan pendapat yang dikemukakan oleh Mas Ferli.
>> > Bahwa dengan langkah anda yang terkesan membela kaum nasrani tidak
>> > menjadikan kaum nasrani bangga. Karena bagi kaum nasrani kebanggaan
>> > tersebut sifatnya sangat duniawi.
>>
>>apakah tujuan si pabu membuat nasrani bangga ?
>>oh ya malahan membuat kaum nasrani takut ?
>>soal duniawi atawa akhirati, kan urusan dia sendiri,
>>dan bukan urusan anda, bukan ?
>>
>> > Kebanggaan kaum nasrani adalah jikalau ia dapat melayani sesama,
>> > mencintai sesama. Seperti yang diajarkan oleh Yesus Sang Anak Manusia
>> > : "Berbahagialah engkau yang membukakan pintu ketika aku mengetuk,
>> > karena merekalah yang akan memperoleh kerajaan surga".
>> > "Berbahagialah engkau yang menolong sesamamu yang hina dina, karena
>> > engkalah yang mengenal kerajaan Allah".
>> > "Berbahagialah engkau yang rendah hati, karena dari situlah engkau
>> > akan ditinggikan"
>>
>>bolehkah 'berbahagialah' tersbut dilaksanakan secara terpisah ?
>>bagaimana jika seseorang hanya mampu berbuat dalam satu perkara ?
>>anda sebut juga tentang 'kebanggaan kristiani'...
>>
>> > Dari posting yang anda sampaikan selama ini, memang ada butir-butir
>> > mutiara yang mampu mencerahkan kita semua. tetapi alangkah bernilai
>> > jika mutiara-mutiara tersebut di oleh lagi menjadi perhiasan yang
>> > sangat bernilai harganya.
>> > Olahan tersebut sangat tergantung dari si pengolah yang pada intinya
>> > didasarkan pada :
>> > 1. apresiasi terhadap mutiara itu sendiri.
>> > 2. kerendahan hati dan ketajaman budi.
>> > 3. Kemampuan olah pikir dan olah emosi (seperti yang anda sampaikan
>> > dalam kecerdasan emosional).
>> >
>> > Dalam menyampaikan gagasan anda di kulitinta ini, anda belum
>> > menerapkan ketiga persyaratan tersebut di atas. Hal ini disebabkan
>> > anda hanya mengemukakan berbagai kegalauan hati dan kecemasan emosi.
>> > Anda tidak memberikan solusi mengenai persoalan-persoalan yang sedang
>> > dihadapi oleh republik ini.
>>
>>siapa yang anda sebutkan itu ?
>>
>>sementara itu dulu,
>>berhubung postingnya cukup panjang ....
>>
>>salam,
>>mBin
>>----
>>
>>__________________________________________________
>>Do You Yahoo!?
>>Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
>>http://im.yahoo.com
>>
>>- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
>>-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
>>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>>
>>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>______________________________________________________
>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
>
>- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
>-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at 
http://www.eudoramail.com

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke