[INDONESIA-L] TNI Watch!---STRUKTUR ORGANISASI FRONT PEMBELA ISLAM (FPI)
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Wed Feb 23 2000 - 14:58:20 MST 

Next message: [EMAIL PROTECTED]: "[INDONESIA-L] TNI Watch!---MENGENAL LASKAR 
PEMBELA ISLAM (LPI) DAN FPI" 
Previous message: [EMAIL PROTECTED]: "[INDONESIA-L] TNI Watch!---KOPASSUS 
AKAN DIRAMPINGKAN" 
Messages sorted by: [ date ] [ thread ] [ subject ] [ author ] 

--------------------------------------------------------------------------------


STRUKTUR ORGANISASI FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) 


        JAKARTA, (TNI Watch!, 23/2/2000). Nama Front Pembela Islam (FPI) 
makin dikenal luas karena aktifitas kelompok Islam garis keras ini 
menonjol di berbagai soal politik. FPI muncul dalam dua tahun belakangan 
ini, menyusul Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI), 
organisasi serupa pimpinan Ahmad Sumargono. FPI agak berbeda dengan KISDI, 
karena organisasi yang terakhir ini memiliki pasukan milisi bersenjata 
(senjata tajam dan pentungan). Milisi FPI, seperti layaknya organisasi 
militer, para anggotanya juga memiliki tanda kepangkatan. 


        FPI juga dikenal dekat dengan sejumlah kalangan Angkatan Darat 
seperti Panglima Kostrad Letjen TNI Djadja Suparman (yang kemudian 
menghubungkannya dengan Jendral TNI Wiranto), Mayjen TNI Kivlan Zein, 
Mayjen TNI Zacky Anwar Makarim, Kasum TNI, Letjen TNI Suaidi M, Wakil 
Panglima TNI, Jendral TNI Fachrul Rozi dan lain-lain. FPI juga dekat 
dengan pejabat kepolisian Jakarta yakni mantan Kapolda Mentrojaya, Mayjen 
Pol Noegroho Djajoesman. FPI juga dekat dengan orang-orang di seputar 
Jendral TNI (Purn) Soeharto. Di masa Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto 
masih aktif di TNI, FPI (begitu juga KISDI) adalah salah satu binaan 
menantu Soeharto itu. Namun, setelah Prabowo jatuh, FPI kemudian cenderung 
mendekati kelompok Jendral Wiranto yang uniknya, saat ini, tengah 
bermusuhan dengan kelompok Prabowo. Inilah keunikan lembaga itu. Namun, 
dari dua hal itu bisa ditarik kesimpulan bahwa FPI memang memilih 
mendekati kelompok militer yang kuat yang bisa diajak bekerjasama dalam 
perebutan pengaruh politik. 


        Sejumlah aksi FPI yang mendukung tentara misalnya: aksi tandingan 
melawan aksi mahasiswa menentang RUU Keadaan Darurat yang diajukan Mabes 
TNI, 24 Oktober 1999. Ratusan milisi FPI bersenjata pedang dan golok 
hendak menyerang mahasiswa yang bertahan di sekitar Jembatan Semanggi, 
Jakarta Pusat, namun bisa dicegah polisi. Aksi kedua ketika ratusan milisi 
FPI yang selalu berpakaian putih-putih itu menyatroni Kantor Komisi 
Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), memprotes pemeriksaan Jendral 
Wiranto dan kawan-kawan oleh KPP HAM. Milisi FPI yang datang ke kantor 
Komnas HAM dengan membawa pedang dan golok itu bahkan menuntut lembaga itu 
dibubarkan karena dianggap lancang memeriksa para jendral itu. 


        Berikut struktur organisasi FPI dan orang-orang yang menduduki 
jabatan dalam struktur dari organisasi yang dikenal tertutup itu. 


DEWAN PIMPINAN PUSAT-FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) PERIODE 1998-2003 


Ketua Majelis Syura: KH Muhammad Amin Syarbini, membawahi 
Para Ketua Dewan yang terdiri dari ; 
1. Ketua Dewan Syari'at: Al-Habib Ali bin Sahil 
2. Ketua Dewan Kehormatan: KH Muhammad Munif 
3. Ketua Dewan Pembina: KH Ma'shum Hasan 
4. Ketua Dewan Penasihat: KH Mahmud Sempur 
5. Ketua Dewan Pengawas: KH Al-Habib Sholeh Al-Habsyi 


        Para Ketua dewan ini menjadi penasihat dan pengawas organisasi, 
mereka memberi masukan pada Ketua Umum FPI: Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab 
Lc dan Sekretaris Jendral FPI: KH drs Misbahul Anam. 


Sekjen FPI membawahi bidang: 
1. Ketua Hukum Front: Ust TB Abdurrahman SH, MA 
2. Ketua Investigasi Front: Ust TB M. Sidiq AR 
3. Ketua Badan Ahli Front: Prof DR Habib Segaf Mahdi 
4. Ketua Badan Pengkaderan Front: Ust Reza Pahlevi ZA, S.Ag 
5. Ketua Badan Anti Ma'siat Front: Ust Drs Siroj Alwi 
6. Ketua Badan Anti Kekerasan Front: KH TB Entus Hasanuddin 


        Ketua Investigasi Front bertugas mencari informasi, bahkan acapkali 
menyusupi aksi-aksi mahasiswa dan kampus untuk melihat dan memetakan 
tokoh-tokoh mahasiswa dan kelompok demonstran. 


        Ketua Badan Anti Maksiat Front adalah 'avant garde' FPI. Badan Anti 
Maksiat Front terlibat dalam sejumlah aksi, terutama sejak kasus kerusuhan 
Ketapang dan maraknya demo serta gerakan anti terhadap tempat-tempat yang 
dikategorikan oleh mereka sebagai tempat maksiat. 


        Sedangkan Ketua Umum FPI, yang biasa dikenal dengan panggilan Habib 
Rizieq Shihab dalam struktur organisasi dibantu oleh Ketua I, II dan III, 
yang masing-masing adalah: 


Ketua I adalah KH Drs Salim Nashir membawahi 
1. Ketua Dept Agama: KH. Drs Munif Ahmad 
2. Ketua Dept Luar Negeri: Ust Drs Hasanuddin 
3. Ketua Dept Dalam Negeri: Ust Drs Ahmad Sobri Lubis 
4. Ketua Dept Bela Negara dan Jihad: Ust Drs Hasanuddin 


Ketua II adalah KH Drs Oman Syahroni membawahi 
1. Ketua Dept SosPolHuk: KH Drs Syarillah Asfari 
2. Ketua Dept Dikbud: KH Al-Habib Muhsin Ahmad Alattas. Lc 
3. Ketua Dept Ekuin: Ust Selamet Ma'arif, S. Ag, SE 
4. Ketua Dept Ristek: Prof DR Ir Saerul Alam MSc 


Ketua III adalah Al-Habib Abdurrahman Al-Khirid membawahi 
1. Ketua Dept Pangan: KH Drs Zainuddin Ali Al-Ghozali 
2. Ketua Dept Kesra: KH Drs Nurzaini Suanda 
3. Ketua Dept Penerangan: Drs. Iskandar Trilaksono 
4. Ketua Dept Kewanitaan: Ust. Dra Nailah Balahmar 




---
INDONESIA-L - <http://www.indopubs.com/archives>
INDONESIA-NEWS - <http://www.indopubs.com/parchives>
INDONESIA-VIEWS - <http://www.indopubs.com/varchives>
SEARCH CURRENT POSTINGS - <http://www.indopubs.com/search.html>
RETURN TO Mailing List Center - <http://www.indopubs.com>
Lifetime _email_ subscription to all 3 lists now available for a one-time
donation of US$250 to support Indonesia Publications' online projects. 
Email [EMAIL PROTECTED] to make all arrangements. 
---






Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at 
http://www.eudoramail.com

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke