Lho, Mas Gigih, Mas Jarod itu kan cuma bilang 'mungkin'.
Itu kan sedikit doang kontent emosi-nya, koq diplesetin jadi 'memaki-maki'.
Hehehe.
"Gitu aja koq repot".
(Payah, niru2! Tidak orisinal, beraninya cuman ngutip doang. Huahaha.)

-----Original Message-----
From: GIGIH NUSANTARA [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, February 11, 2000 1:06 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] Pabu Sacilat


Apakah situ AR?
Atau kakak/adiinya AR?
Atau orangtuanya AR?
Bagaimana pun PSac mengemukakan sesuatu. Benar atau
tidaknya, itu urusan PSac.
Jika mau komentar, setuju atau tidak, tulislah sesuatu
yang membenrkan/menyalahkan apa yang dibikin PSac.
Memaki-makinya, 'bukan orang', apa gunanya ?
PSac akan tetap dengan apa yang diyakininya.
Malah mungkin akan bertambah lagi, dengan adanya
posting PSac (yang tak ada yang membantahnya).

--- Jarod DH <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Mungkin, memang yang ngirim bukan manusia. Jadinya
> ngomongnya yach kaya
> gitu. nggak ada sisi manusiawinya ???

- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke