Asyikkk, sekarang saya lagi pacaran sama Mas Loy ;) ...
Mas Loy, bagusan begini kan namanya? Kalau digabung, bisa jadi Masloy atau
malah jadiin aja Maslow, spt bapak psikologi humanistik itu lho. Kereennn
abisss ...
Trims atas penerjemahan istilah 'mengeler-eler' itu lho, saya jadi tambah
perbendaharaan kata. "Kama sajuga", buset deh, apaan lagi nih; kosa kata Mas
Loy ini kaya sekali ya? Saya kagum.
Ferry Iskandar? Wah, itu pasti saya, itu pasti saya! Dari nama aja udah
mirip begitu, pasti saya ... Pake mail gratisan 'kan? Foto2nya menghebohkan
'kan?
(Tapi kasih tau dulu dong posting di milis mana, soalnya saya cari2 di milis
kuli tinta ini koq nggak ada sih?)
Nuwun juga,
Ferli
-----Original Message-----
From: mBah Soeloyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, February 14, 2000 9:01 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kuli Tinta] Re: (mencoba) Gigih (mempelajari bahasa)
FI:
Ih, ini Mas Wisnu dan Mas Loy (saya nggak mau manggil Mbah, soalnya
koq terkesan 'feodalistis' gitu, hehe), koq sama2 ngawur, salah
membaca posting pertama saya.
Saya itu nggak nanyain apa artinya 'Pabu Sacilat', saya cuma memuji
pemilihan nama itu dan menanyakan bagaimana cara dapetnya.
Gitu aja koq salah baca sih ;).
Mas Loy, jangan banyak pake bahasa Jepang dong, nggak ngerti saya ;).
+ weleh, namaku jadi ngepop juga... hahaha mas loy, bila digabungken
jadi masloy. lho mirip-mirip nama bangsa bolswijk.. hahaaaa..
rasanya aku juga kurang jelas, apakah waktu baca posting mas ferli
untuk mas pabu sakilat itu ngawur menganggap bertanya artinya atau
memuji. sebab terus ada susulan dari yogya (mas aswat) yang terang-2an
mempertanyakan ilham dari mana yang membikin nama pbsac. (setelah
ditambah) itu hadir.
(... deleted, nggak relevan buat FI ...)
di lingkar budaya masa kanak-kanak-ku, makian paling kasar dan jorok
adalah "DLOGOK", makanya teman-teman memperhalusnya menjadi nDLEGEK.
padalah aku enak saja pakai nama samaran DON DLEGOK.... hehehee. yaaah
jadi apalah gunanya mengeler-eler... memperpanjang atau
membuat interpretasi pendongengan PABU SACILAT?
malah mas ferli menawarkan nama "peju sejilat", juga tak apa-apa. kan
itu bermakna "kama sajuga"?
(... deleted, nggak relevan buat FI ...)
+ haha, jadi gampang membuat cak gigih ini pingsan.
cukup aku bilang "CAK GIGIH, PENO IKU MUNAFIK".
mau bilang diancuk aja dihaluskan jadi jancuk jaran sak kosir-kosireee
hahaa... katakan cak, yang jancuk ya jancuk.. yang jaran ya jaran.
jangan jaran dianggap kusir, kusir dianggap jancuk....
(wah.. refot juga nih.. pilih kata-katanya.... takut dianggap bahasa
jepang oleh bang ferli... eh, bang, sampeyan kenal nggak sama
mas ferry iskandar, yang barusan ngirim berita tentang foto-2
tragedi halmahera?)
(... deleted, nggak relevan buat FI ...)
nuwun,
mBahSoeL (jelas nama samaran)
=====
Sugih durung pernah, ngere betah...
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!