Transparansi itu memang menyenangkan dan membuat cerdas.

Ratih dan teman-temannya dalam kapasitas sebagai sekretaris
presiden diundang DPR.

Banyak hal-hal yang berkembang sebagai isu dibuka secara
transparan dan dijawab dengan lugas. sebagai misal masalah isu
bahwa ratis adalah agen asing dan dana 40 milyar untuk
sekretariat.

Dengan lugas, santai, dan tanpa beban Ratih menjawab silahkan saja
dituntut; sedang mengenai dana yang 40 M itu Ratih menjelaskan
penggunaannya untuk pembiayaan kepergian presiden ke daerah dan
berbagai negara.

Kalau momentum dengar pendapat semacam itu selalu bisa disiarkan
meskipun tidak harus secara langsung maka itu akan menjadi sarana
efektif untuk menyemai visi dan misi pemerintah serta menjernihkan
isu agar masyarakat tidak dibingungkan oleh berita-berita yang
tidak bertanggung jawab. Bukankah ini juga merupakan bagian dari
pendidikan politik kepada masyarakat seperti halnya diskusi atau
debat terbuka yang secara rutin selalu disiarkan?



- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke