Hari ini Rabu 3 januari 2000, di Yogyakarta paling sedikit di dua titik Yogya Utara dan Yogya Selatan, beberapa orang telah melaporkan bahwa ada sekelompok masyarakat yang mencegat pengendara kendaraan dan meminta KTP. Modus operandinya hampir mirip dengan setiap awal kerusuhan. Mungkin saja yang ber KTP agama tertentu di suatu tempat diprovokasi atau dihajar dan kemudian di tempat lain mereka yang ber KTP dengan agama lain juga dihajar untuk menciptakan citra pembalasan. Kemudian diciptakan situasi seolah-olah akan terjadi serangan di masing-masing kubu. Oleh karena itu masyarakat harap berhati-hati karena siapapun bisa menjadi sasaran. Ingat, peristiwa Ambon hanya bermula dari masalah sepele. Sejauh ini memang belum ada korban dan baru berupa sebuah tindakan yang berkategori intimidasi, namun disamping itu sudah menimbulkan keresahan bukan mustahil akan meningkat kalau aparat keamanan tidak segera bertindak. Yogya disamping kota pelajar juga salah satu kota tujuan wisata asing. Kerusuhan di Lombok sudah berhasil menurunkan wisatawan asing. Bali tampaknya sangat homogen sehingga agak sulit ditembus dan Yogya mungin dipandang lebih heterogen penduduknya disamping banyak pendatang. Setelah pengrusakan hari Minggu itu, sudah tiga hari ini tampaknya Yogya tetap tenang dan mereka yang menderita kerusakan kelihatan tidak terpovokasi. Tampaknya usaha untuk menciptakan kerusuhan di Yogya dinilai gagal setelah usaha-usaha lain juga gagal. Oleh karena itu, usaha ini tampaknya merupakan contingency plan dari sebuah grand scenario untuk menggoyang pemerintah melalui ketidakstabilan politik. Mudah-mudahan Sultan Yogya dan segenap aparat pemerintah tanggap akan gejala ini dan masayarakat Yogya tetap tidak mudah terprovokasi. Tentu saja, apa yang terjadi di Yogya bisa juga terjadi di tempat lain. Oleh karena itu, tetap berhati-hati dan jangan mudah terprovokasi. �� -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
