Kan masih ada harapan mBah,
Pertama harapan ntuk memenagkan gugatan,
Ke dua harapan untuk menghentikan GD di tengah jalan. Kemarin Adi
Sasono mengatakan bahwa GD sebaiknya mundur dari pada nanti
dimundurkan. Argumentasi Adi adalah disamping jumlah yang akan
menggunaan hak interpelasi juga Adi melihat bahwa GD gagal
memperbaiki ekonomi, menyelesaikan masalah Maluku, Aceh, dan
disintegrasi bangsa.

Siapa tahu nanti PH naik lagi sehingga tidak perlu repot untuk
memindahkan rekening lagi. Begitu lho mBah, cara menyuloyoi.


----- Original Message -----
From: mBah Soeloyo <[EMAIL PROTECTED]>

del.
Dana yang terkumpul, lanjut Parni Hadi, menjadi dana sosial yang
digunakan untuk kepentingan karyawan. Ia mengakui bahwa hingga
kini
dana tersebut belum diserahkan kepada pimpinan Antara yang baru
karena
masih menunggu proses PTUN selesai
------------
waah.... makin gawat nih.
berita pemberhentian direktur keuangan antara oleh ketua umum
Mohamad "kronist Sobary ini memberikan contoh tersamar.

ada dana tak bertuan? ditanyakan... jawabannya tidak ada.
lho... lantas ada penjelasan bahwa masa lalu, rekening dana
taktis itu atas nama pemimpin umum (PH). kemudian diulas
lebih jauh, bahwa 50% komisi hasil ngobyak pada karyawan
hasur diserahkan demi dana taktis pemimpin umum....
weleh-weleeeh... uenak ya jadi pemimpin umum itu.
kan punya dana taktis.. yang bisa pula disumbangkan
(mungkin lho) atas nama pribadi.. hahaha.. kan
rekeningnya bukan rekening lembaga utawa kantor..
bisa dong nanti mas sobary ini menyumbang korban
pembakaran dan perusakan rumah akibat balas
dendam warga KARANG MALANG Tegal...
gitu lho Mas.... selamat, mas... semoga mas
sobary lekas tampil menjadi DERMAWAN...

soeL
-----














->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke