On Wed, 12 Jul 2000, Daniel H.T. wrote:
> * Sebagian pakar dan elit politik mempersalahkan para spekulan dari
> Singapore yang membuat rupiah merosot. "Karena itu," kata mereka,
> "Pemerintah perlu mengambil tindakan terhadap kaum spekulan Singapore itu!"
WAM:
ARtinya, dengan memakai logika asal njeplak yang sering ditunjukkan di
milis ini, para spekulan itu adalah anteknya Cendana, atau Orba ya?
Karena, mereka ingin menjatuhkan Gus Dur? :)
> = Lho, 'kan itu konsekuensi logis dari sistem pasar dalam perdagangan valuta
> (termasuk rupiah)? Salah sendiri. Fundamental ekonomi diri sendiri lemah,
> kok yg disalahkan orang lain. Kapan mau maju, kalau terus-menerus
> menyalahkan orang lain. Kapan bisa sembuh, kalau tidak mau memperbaiki diri
> sendiri.
> Heran, ya, yang namanya pakar dan elit politik kok bisa ya ngomong gitu?
WAM:
Tapi, masih saja mereka itu antek Cendana nggak? (Dari kemarin saya
bilang, mereka tidak ada kaitannya dengan politik. Cuma mau cari untung
finansial). Fundamental ekonomi sih, katanya, bagus. Yang jadi masalah
adalah persoalan politik.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!