***SEPERTI SOEHARTO YANG SIAP MENJADI KETUA DEWAN PEMBINA GOLKAR:

Gus Dur Siap Jadi Ketua Dewan Syuro PKB
Reporter: Budi Sugiharto
detikcom - Surabaya, Kelihatannya, ketua umum PKB mendatang bakal tergantung
Gus Dur. Pasalnya, sesuai AD/ART, PKB bahwa ketua umum akan dipilih oleh
Dewan Syuro. Sedangkan Gus Dur katanya siap menjadi ketua Dewan Syuro. Ayo
tebakan, siapa calon Gus Dur?

Hal itu diungkapkan Ketua DPW PKB Jatim Choirul Anam, atau yang akrab
dipanggil Cak Anam kepada detikcom di kantor DPW PKB, Jl Musi, Surabaya,
Senin (17/7/2000).

Choirul mengaku sudah bertemu Gus Dur secara pribadi dan Gus Dur menyatakan
kesiapannya menjadi Ketua Dewan Syuro PKB. Mengenai calon ketua umum PKB
mendatang, Choirul mengatakan bahwa Gus Dur sudah punya calon sendiri.

"Gus Dur sudah punya calon sendiri tapi ia tidak mau ngomong. Nanti pada
waktunya akan saya ungkapkan," jelas Choirul menirukan perkataan Gus Dur.

Ia juga mengaku gregetan karena banyak tokoh-tokoh PKB yang sudah
melontarkan nama-nama calon ketua umum PKB. Menurutnya itu semua percuma
saja karena muktamar besok tetap akan mengacu pada anggaran dasar (AD) yang
ada.

"Di situ disebutkan bahwa yang dipilih hanya satu yaitu Dewan Syuro dan
formatur pengurus. Yang akan dipilih adalah Dewan Syuronya dulu. Baru
setelah ini dipilih ketua. Entah Pak Matori, Alwi Shihab atau Gus Mus, itu
tergantung Dewan Syuro," tukas dia.

Lebih jauh, Choirul mengatakan, DPW PKB Jatim sudah bulat mengusulkan Gus
Dur sebagai Dewan Syuro dan ia sendiri sebagai ketua DPW PKB Jatim
mengusulkan kriteria calon ketua umum yang akan disampaikan ke Gus Dur
melalui muktamar.

Menurutnya, calon ketua PKB mendatang harus berjiwa pemimpin yang memiliki
visi sesuai dengan NU untuk membawa bangsa Indonesia dan umat Islam ke
depan. "Sebab PKB lahir, punya ikatan historis dengan NU," jelas Choirul
yang juga menjabat Ketua Panitia Daerah Muktamar PKB ke-1 di Surabaya, 23-28
Juli 2000.

Kemudian, lanjut dia, kandidat harus bisa diterima oleh semua komponen
bangsa sehingga mampu mendongkrak suara PKB. Menurutnya target perolehan
suara PKB dalam pemilu mendatang harus melebihi 20% .

"Itu mengacu pada Pemilu tahun 1955 dimana NU (ketika itu masih partai
politik) memperoleh 18% suara. Itu sebenarnya bisa dilakukan karena kader
PKB banyak memiliki basis massa," lanjut dia.

Tak lupa, Choirul juga mengingatkan agar dalam muktamar mendatang, PKB tidak
ikut arus seperti parpol lain yang ketuanya kembali diduduki 'orang lama'.

Secara pribadi, Choirul membantah kebulatan tekad PKB Jatim untuk mengacu
pada AD dalam memilih Dewan Syuro karena ia takut tidak mendapat jabatan
bila Matori terpilih kembali. "Itu tidak masalah. Ndak dapat jabatan, yang
penting muktamar tetap mengacu pada anggaran dasar," tangkis dia. (ani)


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke