Salut dng opini Anda, Bung! Daripada terus-menerus mengata-ngatai org goblok
dan segala macam sarkasme

----- Original Message -----
From: Hercule Poirot <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, July 21, 2000 12:01 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] GD DILARANG MELAWAK oleh PDIP


> Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>
> Saya tidak melihat geble tidaknya seseorang dari gelar
> akademiknya. Khusus untuk Mega, saya nilai track recordnya
> sebagai politisi negatif. Ini bisa dibuka ketika ia jadi
> anggota DPR jaman PDI. Jarang hadir di sidang DPR.
>
> Kedua, Mega tidak sensitif thd crisis. Atau paling tidak
> pernah berbuat tidak sensitif thd krisis. Mega baru saja
> mengunjungi Timor-Timor, PDI menang mutlak di Timtim,
> kenapa Timtim justru memilih memisahkan diri dari RI.
> Lalu apa yang dikerjakananya di sana waktu berkunjung
> itu? Piknik? Tradisi kunjungan seorang tokoh politik,
> umunya merebut hati mereka yang dikunjungi. Ini tak
> terlihat dari kunjungannya ke Timtim.
>
> Dari track recordnya dalam menghadapi perselisihan, Mega
> bukan seorang manager yang baik. Manager yang baik bisa
> memanage potensi konflik menjadi kekuatan yang dapat
> diarahkan untuk mendukungnya. Salah satu contoh poor-
> magerial skill Mega ditunjukkan ketika massa PDIP di
> Lampung "ngamuk". Mestinya, Mega condemn tindakan
> anarkis itu...what ever penyebabnya. Bukannya mengatakan
> "Dulu PDI dianiaya. Saya memahami kalau anak-anak itu
> sekarang membalas dendam."
>
> Pernyataan ini menunjukkan lack of skill dalam bidang
> management.
>
> Seseorang tak harus sekolah tinggi untuk bisa memiliki
> good managerial skill. karena pada dasarnya, managerial
> skill itu memenuhi hukum common sense.
>
> Lebih dari itu, Presiden bukan sekedar pemimpin yang
> bisa bikin orang tersenyum. Tapi Presiden adalah manager
> negara sekaligus pemimpin. Kepemimpinan Mega tak akan
> banyak yang meragukan [diterima oleh banyak kalangan],
> tapi managerial skill ini yang tak dimilikinya.
>
> Kalau saja sistem pemerintahan/negara Indonesia adalah
> kerajaan, Mega mungkin calon yang tepat sbg ratu.
>
> Itu Mega di masa lalu...
>
> Barangkali Mega di saat yang akan datang lebih matang.
> saya tetap membuka peluang berpikir ke sana. Siapa pun
> punya potensi memperbaiki diri, dan belajar dari pengalaman.
> Kata Habibie: "It's only monkeys who do not learn." Dan,
> Mega bukanlah Monkey.
>
> Mudah-mudahan dengan memangku jabatan sebagai RI-2 Mega
> bisa mentransformasikan dirinya shg bila kelak menjadi
> RI-1 pada pemilu yad, Mega benar-benar siap.
>
> Wassalam,
> +++Poirot
>
>
>
>
>
>
>
>
> >From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >Subject: Re: [Kuli Tinta] GD DILARANG MELAWAK oleh PDIP
> >Date: Wed, 19 Jul 2000 19:06:23 -0700 (PDT)
> >
> >Menilik ketidakmampuan Mega untuk memperoleh
> >gelar-gelar akademik, yang saat ini sudah menjadi
> >ukuran menilai gebleg-tidaknya seseorang, maka Mega
> >memang gebleg. Namun, itukah ?
> >
> >
> >--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Jawabannya kan sudah jelas to Pak Hasan. Mega
> > > Gebleg!
> > >
> > > Tetapi saya mempunyai pendapat yang berbeda dengan
> > > mainstream
> > > pemberitaan media masa ataupun para politisi itu.
> > > Sak
> > > gebleg-geblegnya MW, ia tidak akan melakukan itu.
> > > Adalah naif
> > > kalau mengangap MW telah melupakan sejarah bangsa
> > > ini hingga
> > > kemunculan politik cantik itu.
> > >
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
> > > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > > Sent: Wednesday, July 19, 2000 3:09 PM
> > > Subject: [Kuli Tinta] GD DILARANG MELAWAK oleh PDIP
> > >
> > >
> > > Berita kecil tapi kelihatannya penting : Gus Dur
> > > dilarang melawak
> > > oleh
> > > partai peraih suara terbanyak pemilu lalu ( 30 %).
> > > Baca :
> > >
> >http://www.detik.com/peristiwa/2000/07/19/2000719-134956.shtml
> > >
> > > Lantas, bisa diartikan apa ? PDIP sudah "siap"? GD
> > > sudah kelewatan
> > > bau
> > > kentutnya ? Megawati sudah amat kebelet menduduki
> > > singasana ? PDIP
> > > "maju
> > > pesat " ?  Tambah banyak orang yang insap ? Wallahu
> > > alam ?!.
> > > Sebelumnya,
> > > sama sekali tidak terdengar bahwa PDIP punya pelatih
> > > baru
> > > transfer-an dari
> > > Club terkenal seperti Juventus, atau AC Milan. Ada
> > > yang menduga
> > > bahwa Mega
> > > Autodidak. Dugaan tersebut amat lemah mengingat
> > > keterbatasan IQ
> > > yang
> > > bersangkutan. Tapi bagaimana itu bisa terjadi ?
> > > Pusing juga. Ada
> > > yang bisa
> > > bantu ?
> > >
> > > Wassalam.
> > > Abdullah Hasan.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia,
> > > http://www.indokado.com
> > > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan
> > > LAKUKAN SENDIRI
> > > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> >=====
> >Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
> >
> >__________________________________________________
> >Do You Yahoo!?
> >Get Yahoo! Mail - Free email you can access from anywhere!
> >http://mail.yahoo.com/
> >
> >->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
> >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> >Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> >Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> ________________________________________________________________________
> Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
>
>
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke