BATUR dan PANAKAWAN Pagi ini adalah kesempatan kedua saya berduaan dengan mBah Soeloyo. Pasalnya Den Ragil ngerig sak wadyabala pergi keceh main di kali pada acara Kokusai Kodomo Fouram (Forum Anak-anak Internasional). Wah, betapa senangnya Gus Gede dan Gus Besar, sebagai anak kampung dari jawa bisa bergaul keceh cari iwak gathul di kali bersama-sama anak-anak international. Memang acaranya hanya keceh cari iwak gathul, coba seandainya mereka sudah besar dan dewasa, apalagi berkepentingan dalam dunia politik.... apa masih bisa begitu. Ingat pun barang kali tidak, bahwa dulu mereka sempat bertegur sapa dengan nDungu yang dari Kenya, Apu dari Bangladesh, Kumar India, Kim, Chin, Hou, Nakamura, Morishita, bahkan dengan Manabi yang asli Palopo atau Saili dari Selayar. Ah, sudahlah, bagi saya itu tak penting. Ketinggian buat mikirnya. Maka yang penting hasi ini HARUS BERHASIL Lek Soel mejang ngelmu baturology dan Abdionomy itu. Demi bisa saya wejangkan kepada kedua anak-anakku, Salamia dan Salamun, yang kedhana kedhini. Maka saya segera tahu diri mempersiapkan Kopi-Manis dan marie-bourbon, buat celupan. LS: Wuik.... tumben, Le. Pagi-pagi gak disuruh telah nyiapken KUPI, wah pasti ada apa-apanya nih. LO: Lha kata sampeyan, murid yang baik itu harus tahu nelayani guru, Lek? LS: Woooo.. semprul ki. Dasar semangat Batur, segala perbuatan kok pake pamrih. Kowe itu kan mau nagih janji to Le? Buat mejang kamu ngelmu perbaturan? hehehe.. yo wis.. kamsiaaa.. zhe-zhe.... arigatou ne... (Lek Soel segera menyeruput kopi manis dan celap-celup marie-bourbon) LO: Lha gene ngertos... pun mangga, Lek. Aku ini diwejang... malah melototi monitor... LS: E-eh... sik to Le, wong lagi merhatiin brita bagus gini kok... hehehe.... lucu bener nih. Emang teman itu kadang-kadang malah jadi antem-anteman yo Le? Tuh, baca!... Lak semprul semua tah? Parlemen kok sama presiden menang- menangan? Lha apa gunanya lembaga-lembaga itu kalo menang-menangan coba? Umpanya kamu dulu, ngrabi Gendhuk Prihatin itu, terus pihak keluarga besan dan keluarga mu penginnya ya menang-menangan dalam bebrayanmu, kan gendheng? Wah, bener Den Ragil yang konsisten milih Pak Ngarso Dalem, kalok gini.... menisan peodal... hahaha... LO: Ya sudah itu biar diurus yang berwajib.... Cepet tah Lek, aku diajari... LS: Iya ya... weleh, kayak yang iyak-iyak-o saja kita ini ya? Yo wis... tak ajari. Ngene lho Le, ada 3 sebab mengapa aku jadi begini ini. Terus berubah dan seperti ngikuti perkembangan momonganne dhewe... terutama setelah meninggalnya Bulikmu, Diajeng Wilujeng, Le. LO: Keterangannya? LS: Pertama, karena aku ini batur tapi juga panakawan... hehee.. bingung kan? Kedua karena aku malu dengan anak-anakku, Si Bakat dan Si Wasis. Dan ketiga karena aku ingin mengantarkan agar Den Ragil terus maju jadi orang sujana-sarjana sejati... nggak mlanggrok kemana-mana nenteng gelar thok.... LO: Lho apa bedanya Lek antara Batur dan Panakawan itu? LS: Lhooo.. yang sama itu kan orangnya, wadagnya. Kalau professinya beda. Kalau batur yang kuat semangat mbaturnya macam Kowe itu... hahahaa...jadinya ya mandheg greg. Tinggal apa-apa terserah juragan, patuh, nurut, fanatik dan akhirnya PGDJ, pejah gesang ndherek juragan. Sulit untuk menjelma jadi panakawan.... LO: Lha iya bedanya apa, batur sama panakawan itu? LS: Keduanya mengandung pengertian dalam lho Le, kalau diudhar. Batur itu PANGEMBATING CATUR bagi juragan. Artinya menjadi tempat bertanya minta pertimbangan atau pemberi pertimbangan, walaupun tidak diminta. Jadi harus awas dan waspadha terhadap tindakan juragan. Pana itu faham, Kawan itu teman.. jadi sebagai batur yang merangkap panakawan ya harus memahami juragan sebagai kawan hidup atau sekaligus faham terhadap kawan- kawan juragan, demi menjaga "kayuwanan" bagi juragan dan diri sendiri.... gitu lho Le... itu yang pertama.... (tiba-tiba thulaliit... pertanda ada e-mail masuk dari kuli-tinta, yang dilanggan Den Ragil. sial, isinya tentang Ambon yang dibakar habis....) Wah... sontoloyoooo ... ini berita e-mail kok nggapleki terus to Le.... wis. kumat aku Le... Mumeth.. mumeth.... dah dulu ya... mau ndlosor.. dah situ kalo mo main internet, sampai jam 8:00 lho biar gratis.... byeee.. Okayama, 25 Juli 200 mBah Soeloyo moderator [EMAIL PROTECTED] http://www.egroups.com/group/wjseto HP: http://io.spaceports.com/~wjseto

Kirim email ke