On Wed, 26 Jul 2000, Bambang Sumantri wrote:
> Matori, jelas tak mungkin menolak 'warisan' berupa negara dalam kondisi
> carut-marut seperti itu. Ia tak mungkin menlak Indonesia, lalu gabung dengan
> Malaysia.
WAM:
Ah, pinternya nyari alasan.
Sekaligus terlalu bodo untuk memahami posting saya.
Apakah _menolak_ warisan Orba itu identik dengan pindah negara? Sebegitu
bodokah anda? Kenapa Matori tidak mengajak partainya untuk tidak mendukung
mbah Dur, dan biar saja menjadi partai oposisi? Coba lihat saja, Matori
sampai harus ngancam segala untuk menjaga kedudukan mbah Dur sebagai
presiden. Kenapa dia tidak suruh tuh simbah untuk lepas saja jabatan
presiden, wong udah tahu negaranya _rusak_. Itu pula maksudnya rakyat
Merdeka. Dan maksud saya juga. Kok anda mikirnya lain.
> Di sini jelas Rakyat Merdeka adalah koran BEGO. Dan yang menyetujui
> ke-BEGO-annya tersebut harus menerima julukan BEGO pula. Mau tak mau. Tak
> bisa menghindar. Kalau pun menghindar, cap itu tak akan bisa hilang. BEGO ya
> BEGO.
WAM:
Koran Bego.
Ini korannya orang PDI-P lho.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!