culikan dari suaramerdeka...
-----
Dalam sidang mendatang, menurut Amien, ada kemungkinan anggota
Dewan akan melakukan koreksi total, komprehensif terhadap Gus
Dur. Yang disertai dengan target waktu semisal tiga bulan untuk
memperbaiki keadaan. Dia menegaskan, jika dalam tiga bulan
ternyata Presiden belum dapat mengatasi masalah bangsa (krisis
yang terjadi), bahkan masalahnya makin gawat, maka seyogianya
Presiden tidak bisa memaksa mempertahankan jabatannya.
-----
lho kan lebih kasihan yang ini to mas?
presiden akan diberi target 3 bulan (misalnya).
kalau nggak mampu, di kick...
ah, jangan-jangan mbah dur njawabnya kayak
Romo Magnis ya: "Apa saya mampu..." hehehee... runyem... runyem.
--------------nyambung-------
Dia memprediksikan pemerintahan Presiden Gus Dur tidak akan
bertahan lama, karena dianggap tidak bisa melaksanakan amanat
reformasi sesuai dengan tuntutan mahasiswa dan masyarakat.
Selain itu, upaya untuk menyelamatkan bangsa dari krisis ekonomi
dalam batas waktu hampir setahun dinilai terlambat. Karena
waktunya yang singkat Amien hanya memberikan kesempatan tiga
demonstran untuk bertanya.
------
lho ini lebih hebat lagi....
jadi harus selesai dalam berapa bulan Pak Guru?
lha wong membangunnya dulu 32 tahun lho. terus
ambruk.. kena boldouser Soros, dan lain-lain..
ditambah dengan macem-macem keadaan...
mbok ngewangi knape?
----------nyambung lagi-------
Sebelumnya Taher Ahmad Fattah, jubir Konsorsium Mahasiswa
Indonesia, menyampaikan evaluasi hampir setahun jalannya
pemerintahan Gus Dur. Fakta-fakta yang mereka sampaikan antara
lain terjadinya kebangkrutan ekonomi, lahirnya neo-KKN atau KKN
baru seperti kasus Buloggate, Bruneigate, dan BI, timbul
otoritarian/feodalisme baru, kebohongan publik, dan disintegrasi
bangsa.
---
mas poirot....
beda dengan waktu sampeyan jadi mahasiswa kemarin ya?
dulu mo demo saja langsung balik ke kampus, gara-gara
ada yang tereak.... "hooooy.. man teman.... ujian Kewiraan
dah mo mulaaaaaiiii.....!"
(ah itu jaman dulu kok ...)
salam
soeL
----
----- Original Message -----
From: "Hercule Poirot" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, July 28, 2000 6:20 AM
Subject: [Kuli Tinta] Kasihan Presiden...
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
www.republika.co.id
>Dokumen Gus Dur Isinya Banyak Voucher 27 July 2000 20:29:19 WIB
www.mediaindo.co.id
>JAKARTA (Media): Isi dokumen setebal 400-an halaman yang
diserahkan
>Presiden Abdurrahman Wahid kepada Ketua DPR Akbar Tandjung
tidak berkaitan
>dengan interpelasi DPR tentang alasan pemberhentian Yusuf Kalla
dan
>Laksamana Sukardi.
>
>[.............deleted........]
>Akbar juga menjelaskan, pihak Yusuf Kalla telah diminta
konfirmasinya
>tentang isi dokumen 400-an halaman itu. Dia tidak merasa takut
kalau isu
>KKN yang digambarkan dalam dokumen itu dibuka kepada publik.
Yusuf Kalla
>yakin bukti-
>bukti yang diberikan Gus Dur dalam dokumen tersebut tidak
>benar.
Poirot:
[1] Duh kasihan presiden.
Intelnya kali ini tak akurat lagi.
[2] Baiknya dibuka di pengadilan saja biar jelas semua.
Apakah kedua menteri itu memang KKN, atau Presiden
yang menerima informasi yang tak akurat, atau bohong.
Wassalam,
+++Poirot
________________________________________________________________
________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at
http://www.hotmail.com
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
- [Kuli Tinta] Kasihan Presiden... Hercule Poirot
- Re: [Kuli Tinta] Kasihan Presiden... mbah soeloyo
- Re: [Kuli Tinta] Kasihan Presiden... Wisnu Ali Martono
