Assalamu'alaikum Wr.Wb.

[1] Saat LJ latihan di bogor, mereka latihan tempur.

    Dan kemampuan temput LJ untuk tugas di Maluku itu
    saya nilai tepat. Sebab kalau tidak, mereka malah
    jadi beban orang yang akan mereka bantu. Logika
    ini yang saya dukung mengapa LJ perlu bisa tempur.
    Dengan kemampuan tempurnya, ia bisa melindungi
    dirinya sendiri dan juga orang lain.

[2] Lihat missi kemanusiaan tentara Amerika di Somali.
    Mereka bisa tempur apa enggak? Lihat juga missi
    kemanusiaan tentara Amerika di Chile [di bombardir
    sebelum mendarat]. Dan, lihat missi kemanusiaan
    pasukan PBB di Afrika yang disandera pembentontak.


[3] Lha kok pertanyaannya melebar ke Red Cross.
    Baiklah saya akan tanya sampeyan.
    a. Apakah anggota Red Cross akan digorok pasukan
       Merah kalau mereka masuk Maluku?
    b. Apakah pasukan merah juga akan membiarkan
       LJ lenggang kangkung sebagaimana anggota
       Red Cross?

    Ini yang membedakan mengapa anggota RC tak perlu
    memiliki kemampuan tempur ketika masuk Maluku,
    sedangkan LJ perlu.

[4] Saya beri tambahkan lain, MER-C [tim medis] yang masuk
    Maluku bisa tempur enggak? I don't know. Yang pasti,
    bantuan mereka yang tak membedakan agama, sempat
    menyentuh hati masyarakat setempat. Ini dibuktikan
    dengan masuk Islamnya penduduk tiga desa secara
    bersamaan secara sukarela.

    What a wonderful life. Ada yang mengkonmbinasikan
    keras dan lembut [LJ], ada yang lembut-lembut spt
    MER-C. Tujuannya sama, kemanusiaan.

Wassalam,
+++Poirot

------------------------------------------
>From: Jan MAMARIMBING <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re[2]: [Kuli Tinta] FW: S.O.S!!! + URGENT !! Pray for Ambon
>Date: 26 Jul 2000 02:14:05 +0200
>
>Apa memang demikian?  Kalau logikanya bahwa semua yang ikut dalam misi
>kemanusiaan dimana saja harus "bisa bertempur" apa demikian juga dengan 
>para
>relawan PMI atau Red Cross yang dikirim daerah2 yang dilandah peperangan?  
>Saya
>pikir tidak demikian.  Saat LJ mengadakan latihan di Bogor, apa dilatih 
>untuk
>misi kemanusiaan atau latihan tempur?  Saya ngak tau.
>
>JM
>
>
>Poirot:
>
>Mengirim LJ yang bisa bertempur adalah tindakan yang realistis.
>Kalau tak bisa bertempur, mereka akan jadi korban. Dan, missi sosialnya
>gagal karena mereka [mungkin juga] terbunuh.
>
>Lihat ketika PBB mengirim pasukan perdamaian. Mereka juga
>mengirim pasukan yang siap tempur. Kemampuan tempur diperlukan setidaknya
>untuk melindungi diri sendiri.
>
>Wassalam,
>+++Poirot
>

________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke