Jawaban itu menurut saya juga sudah ditemukan di milis ini
yaitu membangun the open civilized society of Indonesia. Ini
mestinya menjadi sasaran stratejik bangsa ini agar setiap kali
tidak harus
kembali kedalam masalah mendasarnya yaitu heterogenitas.
Kesadaran kita untuk menerima keragaman bukan karena dilandasi
oleh
semangat karena paling lemah ataupun karena merasa yang paling
kuat, namun karena pemahaman kita terhadap keberadaan manusia itu
sendiri sebagai mahluk yang beradab, bermartabat, dan berharkat.
----- Original Message -----
From: Jan MAMARIMBING <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, July 27, 2000 2:24 PM
Subject: Re[2]: [Kuli Tinta] Pemimpin Kelompok "Merah" Dibekuk di
Pos
Diskusi-diskusi singkat seperti di bawah ini sudah lama terjadi
dalam milis
ini. Kalau ngak salah dalam subject Poso dan Ambon pun sudah ada
hal-hal yang
sama. Yang saya belum temukan (atau mungkin saya yang salah)
ialah solusi apa
yang kita sudah berikan sehingga pertikaian2 itu bisa dihentikan
atau
dikurangi?
Terima kasih.
JM
______________________________ Reply Separator
_________________________________
Subject: RE: [Kuli Tinta] Pemimpin Kelompok "Merah" Dibekuk di
Poso
Author: [EMAIL PROTECTED] at Internet
Date: 27/07/2000 6:03 AM
WAM:
Yang jelas,
ajaran Kristen yang saya sering dengar itu baik. Di lapangan kok
bisa
lain?
Benny :
Terima kasih sdr WAM mungkin kita sudah mendapat beberapa
kesepakatan.
Pengajaran agama kristen atau islam atau agama lain lain oleh
pemuka-pemukanya saya rasa akan mengajarkan hal yang sesuai dengan
alkitab
mereka masing-masing.
Apakah tuan WAM setuju kalau sekelompok orang yang beragama Islam
melakukan
perampokan atau pembunuhan beratas namakan Islam, terus umat yang
lain sudah
mengatakan bahwa Islam itu kasar, atau islam itu tidak baik hanya
karena
tindakan sekelompok orang tersebut ?
WAM:
Artinya,
pengikut Tibo tidak setuju orang ini diadili. Bisa jadi, mereka
anggap apa
yang mereka lakukan, membunuh ratusan orang laki perempuan dan
anak kecil,
itu benar. Anda sendiri, saya yakini anda adalah orang Kristen,
berpendapat apa? Apakah anda menyetujui apa yang dilakukan
orang-orang
itu?
Benny :
Anda sering sekali membuat suatu pertanyaan yang sifatnya
menjebak. Yang
pasti ajaran kristen adalah cinta kasih dan melarang hal-hal
pembunuhan.
Makanya biarlah hukum yang akan membuktikan dan mengadili sdr
Tibo.
Kasus tibo dan kelompoknya adalah suatu kasus yang dapat
dianalogikan dimana
seorang pemimpin yang mempunyai pengikut dan pemimpin tersebut
sudah
dikultuskan sebagai pemimpin yang tidak mempunyai cacat sama
sekali
dikarenakan pemimpin tersebut sudah memberikan kemudahan-kemudahan
kepada
pengikutnya tersebut. Jadi apabila sang pemimpin ini mempunyai
masalah bukan
mustahil pengikutnya akan turut membelanya. Ini semua terlepas
dari apakah
pemimpin tersebut berbuat yang jahat atau berbuat yang baik.
WAM:
Jadi, anda menganggap kalau dua kelompok sudah saling berbunuhan,
syah-syah saja apa yang dilakukan mereka?
Benny :
Anda mungkin perlu belajar bahasa Indonesia. Coba cari kalimat di
mail saya
yang mengatakan hal tersebut.
WAM :
Lupakah anda, kelompok mana yang
bertindak berlebihan? Jika membunuh satu orang dianggap sebagai
alasan
syah untuk membalas membunuh seribu orang, tidak perlu lagi kita
diskusi.
Benny :
Saya sedih melihat analisis anda untuk melihat kejadian di sana.
Saya
sendiri tidak merasa merupakan salah satu bagian dari kelompok
itu. Saya
hanya melihat saudara-saudara saya saling berbunuhan.
WAM :
Anda tidak menghargai nyawa manusia. Anda hanya menghargai jika
nyawa itu
masuk kelompok anda.
Benny :
Saya nggak tahu apakah anda selalu berbicara tanpa fakta ?
WAM:
Tahukah anda, orang yang Islam yang _tidak mengamalkan ajaran
Islam_ adalah mereka yang diam saja menyaksikan _saudaranya_
dibunuhi?
Saya cuma bisa teriak-teriak di internet. Itu pula yang saya
lakukan.
Benny :
Kalau memang itu ajaran agama tuan bahwa membunuh harus dibalas
dengan
membunuh atau kekerasan dibalas dengan kekerasan, saya menghargai
usaha tuan
untuk tekun melaksanakan agama tuan. I appreciate it.
WAM :
Saya hanya ingin kekerasan itu diakhiri. Bukan membalas dendam.
Biarlah
hukum
yang _membalas_ kedzoliman itu.
Benny :
So do I.
WAM:
Justru saya yang ingin membantah pandangan sempit segolongan orang
di
milis ini, yang menuduh bahwa menceritakan kejahatan yang terjadi
di
Maluku dan Poso adalah menimbulkan dendam.
Benny :
Ini bisa saja terjadi. Karena itu dalam suatu diskusi yang baik
marilah kita
lebih menonjolkan persamaan-persamaan kita dahulu, dan menghargai
perbedaan-perbedaan yang ada.
WAM:
Sebaiknya anda baca
saja kisah lolosnya mereka dari pembantaian keji itu. Baru
berkomentar.
Benny :
Saya sudah banyak membaca dan mendengar ini hal begini kedua sisi.
Masalah
statistik mana yang lebih banyak menderita saya tidak
mengetahuinya dan
memang tidak ingin mengetahuinya. Saya hanya merasa bahwa yang
terbunuh itu
adalah saudara saya semua baik kelompok putih maupun merah. Justru
itu saya
menginginkan agar perdamaian tercipta di sana dan kita tidak turut
memanas-manasi keadaan.
salam hangat
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!