Yang lucu-lucu :
DPA disuruh laporan.
Lha, DPA itu kan cuma ngasih nasihat. Asal ngasih nasihat, kan sudah bisa
dibilang berprestasi. Disebutkan pula, sudah sekian banyak nasihat
disampaikan. Untuk ina-ini, ita-itu, sudah dinasehatkan. Prestasi,
tepuk-tepuk....
Yang kita tak tahu adalah kualitas nasihatnya itu seperti apa. Repot kan
menilainya, bagus nggak-nya DPA kita ini?
DPR disuruh laporan.
Lha ini lagi. 500 dari 700 orang adalah para anggota DPR. Ini kan sama aja
laporan 500 orang kepada 200 sisanya saja. Meski tak sedikit rakyat yang tak
suka sama 'interpelasi', terus anggota MPR itu mau apa, kalau sebagian
(sangat) besar adalah para pelakunya?
Tepuk-tepuk...
_______________________________________________________
Say Bye to Slow Internet!
http://www.home.com/xinbox/signup.html
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!