konsekuwensi llgogis to mas?
lha wong dulu-dulunya 7 kata ekor daripada butir
piagam (ngguk) jakarta itu disepakati dihapus karena
usulan dan saran tokoh-tokoh perjuangan dari
daerah-daerah yang sebagian mas WAM sebutkan
kok.
lha kalau sekarang dibuka lagi, wajar dong kalau
anak keturunan tokoh-tokoh dulu mempersoalkan?

soeL
------
----- Original Message -----
From: "Wisnu Ali Martono" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, August 14, 2000 12:39 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: Tolak Piagam Jakarta, Masyarakat
Nias Demo Komisi A


On Mon, 14 Aug 2000, mBah Soeloyo wrote:

> aku dulu punya teman dari nias asli-sli,
> namanya FA'AHA CHODODO HAREVA... dan dia
> termasuk mahasiswa aktivis non-muslim.
> beliau pernah bercerita, bahwa penduduk nias,
> kalau nggak kristen yaaaa masih menganut
> agama lokal.. gitu tuh mas?
> and he is very nice christian guy por mi...
> hehee.. blajar ah bahasa inggris.. kangen aku

WAM:
Artinya tetap sama.
Tidak ada orang Islam  di Nias yang menentang Piagam Jakarta.
Yang ada, orang Nias, yang bukan Islam, yang menentang Piagam
Jakarta.
Sebagaimana di Kupang dan Minahasa. Artinya, kenapa orang non
Islam mesti
jumpalitan ngurusi urusan orang Islam? Bersediakah mereka jika
orang
Islam meributkan urusannya orang non Islam?



->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!















->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke