*Wimar Witoelar mengatakan keputusan melegalisasi keberadaan TNI-Polri di parelemen jelas bertentangan dng keputusan Ciganjur. Yg isinya a.l. mengatakan toleransi keberadaan TNI-Polri sampai 2004. "Ini, kok MPR malah mengatur waktu hingga tahun 2009?" (Jawa Pos, 18/8/00) = Empat Tokoh Ciganjur itu akan dng mudah menjawab" "Lho, yg memutuskan sampai 2009 ini 'kan bukan kami, tapi MPR?! Hayooo? (Percayalah, kalau dng kualitas MPR seperti sekarang, nanti tahun 2004. Adalagi Ketetapan baru yg memuat TNI-Polri ditoleransi sampai 2013!). Maka, lbh tepat rasanya MPR itu singkatan dari Majelis Penipu Rakyat? * Wimar Witoelar: "Apakah mereka (MPR) tdk tahu kehendak rakyat yg tdk menginginkankan TNI-Polri di MPR?" = MPR akan menjawab: "Tahu sih tahu, Pak. Yg penting mana dulu dong yg paling menguntungkan aku dan kelonpokku!" * Budiman Soedjatmiko: "Lawan MPR dng kekuatan rakyat!" = Lhoo, MPR itu wakil rakyat apatu musuh rakyat??? Salam Sejahtera DANIEL HT ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
