Meski perlu bukti pelaksanaan dan dampaknya, setidaknya pernyataan kedua "juragan" duit ini tergolong menyejukkan..... soelojo ---------- dari suaramerdeka: Peperangan Anwar usai pertemuan secara tegas menyatakan tidak sependapat dengan mantan menkeu Bambang Sudibyo soal adanya peperangan antara pemerintah dan BI. Penunjukan Prijadi menjadi menkeu tidak akan menjadi perang berkepanjangan dengan pemerintah. "Saya dengan Pak Prijadi tidak ada masalah," tandasnya. Rizal Ramli menambahkan, Menko Perekonomian dan BI sepakat untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama agar supaya terjadi harmonisasi kebijaksanaan fiskal dan moneter. "Kami sudah bicara dengan BI, kita tidak ada masalah. Kita mau melihat ke depan, kita di sini tidak untuk melihat ke belakang. Saya percaya BI dan pemerintah dapat bekerja sama secara efektif," tegasnya. Baik pemerintah maupun BI sepakat, untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dalam mempercepat proses pemulihan ekonomi, mereka sangat memerlukan dukungan politik dari masyarakat dan DPR. "Karena itu Bank Indonesia dan Tim Ekonomi Pemerintah sepakat meningkatkan kerja sama untuk segera dapat menyelesaikan berbagai hal yang masih memerlukan perhatian dewasa ini," jelas Anwar. Dia mengatakan, dalam koordinasi dengan pemerintah, sesuai dengan Pasal 43 UU No 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, pihaknya senantiasa membuka pintu bagi para menteri ekonomi untuk menghadiri Rapat Dewan Gubernur. Demikian juga sebaliknya, Menko Perekonomian juga membuka pintu bagi anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menghadiri rapat koordinasi perekonomian. ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke