Berikut ini adalah surat komplain dari sepupu saya dari Fakfak (Irian Jaya),
yang telah mengirim uang langganan Kompas pd tgl. 27 April 2000, tetapi ybs
s.d. sekarang belum selembarpun koran Kompas. Beberapa kali surat komplain
yg menanyakan hal tsb yg dikirim ke Harian Kompas, tetapi sama sekali tidak
mendapat tanggapan.
Kesimpulan awal, ternyata, pelayanan Kompas sama buruknya dng komplain2 yg
sering dimuat oleh Harian ini di rubrik surat pembacanya (Redaksi Yth.).
Jadi, rajin saja memuat komplain terhadap pihak lain, eh, tak taunya dia
sendiri sama buruknya.
Berikut surat yg dibuat oleh ybs sendiri:
Sebagai seorang pelanggan harian KOMPAS yang berada di kota yang belum ada
agen KOMPAS maka kami selalu mengirimkan uang berlangganan melalui wesel
pos.
Berhubung dengan akhir masa berlangganan yang tertulis pada pembungkus
harian KOMPAS adalah tanggal 27 April 2000, maka pada tanggal 10 April 2000
kami telah mengirim via wesel pos ke Bagian Sirkulasi d/a Jl Gajah Mada 104,
Jakarta 11140 dengan no wesel pos 01/00/000841 uang sebesar Rp. 117.000,-
(Seratus Tujuh Belas Ribu Rupiah) dengan isi berita "untuk melanjutkan
langganan Kompas mulai tanggal 28 April 2000".
Namun hingga saat ini kiriman harian KOMPAS kepada kami telah terhenti sama
sekali sejak tanggal 27 April 2000.
Pada pertengahan Juli 2000 telah kami tanyakan ke Bagian Sirkulasi KOMPAS
tentang masalah ini melalu Fax 2601622, namun hingga saat ini kami belum
mendapat tanggapan ataupun kiriman yang dimaksud.
Untuk itu maka kami ingin menanyakan sekali lagi kepada KOMPAS mengenai
kiriman wesel pos tersebut, mengingat baru kali ini terjadi hak seperti ini
(kami sudah sering mengirimkan uang berlangganan KOMPAS via wesel pos).
Terima kasih.
Pelanggan : dr. Beny Bernard Kwa - 000669
Jl. Cenderawasih RT V
Fakfak - 98612
Irian Jaya
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!