Pak Abdul HAsan, Dari pada pusing2, bagaimana kalau kita duduk didepan tv, pasang karaoke dan melagukan lagu Aryatie Engkau Mawar . . . .. dst. Salam, JM ______________________________ Reply Separator _________________________________ Subject: [Kuli Tinta] PANJIMAS & ARYANTIE : LAPORAN PANDANGAN MATA Author: [EMAIL PROTECTED] at Internet Date: 31/08/2000 10:08 AM Luar biasa. Demikianlah kesan saya thd. laporan jurnalistik Panjimas. Sayangnya yang jadi pokok adalah soal ranjang seseorang. Crew Panjimas dipaksa harus super berhati-hati. Beritanya kan menyangkut orang yang dipuja sebagai wali oleh ribuan pengikutnya. Menyangkut pula jabatan presiden yang memimpin 200 juta orang. Keadaan tersebut yang mungkin menghasilkan laporan yang amat teliti dan tidak sembarangan. Disamping penelitian terhadap Aryantie sendiri, ada penelitian terhadap hotel tempat kejadian. Wawancara terhadap pelayan pengantar makanan yang dimintai tolong melakukan potret yang membuat heboh itu. Terhadap perabotan yang ada dalam foto ( yang masih sama seperti waktu potret dibuat ). Terungkap pula bahwa orang se RT pun telah mafhum dan jadi saksi terhadap hubungan asamara dua sejoli tersebut( rebutan mengintip jendela ketika GD bertandang kerumah Aryantie). Aryantie pun diberi selamat ketika GD dilantik jadi presiden..... Melihat foto dua sejoli yang bikin heboh itu, teman saya yang agak bandel memberi komentar :" Wah, kelihatannya ini datangnya pake Mikrolet...". Memang betul , walaupun foto Aryantie di Majalah kelihatan lebih menarik dibanding yang dalam foto santai bersama itu, dia itu cuma perempuan sederhana kalangan biasa. Kelihatannya, tidak ada motif apa-apa kecuali kenangan pahit diingkari janji. Semuanya terjadi karena Yanur bekas suaminya yang mengusulkan semuanya. Aryati pun kaget tiba-tiba dirubung wartawan. Kalau motif Yanur ? Wallahu A'lam. Orang wajar saja kalau mencurigai duit yang jadi motifnya. Dibelakangnya lagi ? Ya sudah terang : Politik. Aryatie... Engkaulah mawar pujaan... Aryatie.. mengapa kau katakan semua ... Wassalam Abdullah Hasan. ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
