On Thu, 14 Sep 2000, Daniel H.T. wrote:
> Manullang agak ragu kalau dikatakan bom-bom meledak, dan kerusuhan2 yg
> terjadi dikaitkan langsung dng pihak Soeharto. Logikanya, kata dia, jika
> pengemoman itu dilakukan pendukung Soeharto kejadiannya tidak akan
> berturut-turut. Logikanya sederhana, pengemoman yg dilakukan setiap
> menjelang sidang pengadilan atas Soeharto itu akan mudah dibaca. (Jawa Pos,
> 14/09/00)
> = Dlm cerita2 detektif, biasanya justru analisis ini yg dipakai u/ menutupi
> kejahatannya. (Tidak mungkin si X melakukan demikian, karena akan dng mudah
> dia dicurigai. Padahal justru itu yg dia lakukan).
WAM:
Kalau memang ada bukti bahwa pelakunya pendukung Suharto, ya tangkap aja.
Gitu aja kok repot. Namun, kalau nggak ada bukti, itu namanya apriori.
Yang jelas, dengan adanya pendapat bahwa setiap kerusuhan atau pemboman
selalu didalangi oleh pendukung Suharto, makin seneng kelompok2 (yang
mungkin nggak ada kaitannya dengan Suharto). Mereka bisa meledakkan bom
semaunya tanpa kuatir dicurigai. Toh akhirnya _antek Suharto_ juga yang
bakal dituding.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!