* MAHFUD ANJURKAN AKHIRI SIDANG KASUS SOEHARTO Menteri Pertahanan Mahfud M.D. menganjurkan untuk mengakhiri sidang kasus mantan Presiden Soeharto, karena bisa menambah aksi-aksi kekerasan di Indonesia. Dalam wawancara dengan kantor berita Reuter, Mahfud mengatakan pemerintah tidak mempunyai waktu untuk menyelesaikan masalah lain, karena teror ini akan terus berlangsung. Mahfud secara tidak langsung mengatakan, para pendukung dan kroni Soeharto merupakan biang keladi sejumlah aksi pemboman yang mengejutkan ibukota Jakarta. Karenanya harus dicari jalan keluar di luar gedung pengadilan, misalnya dengan memberikan amnesti kepada Soeharto. Menhan menambahkan pernyataan ini merupakan pendapat pribadinya sebagai pengamat politik.(RNSI, 15/9/00) = Artinya pemerintah takluk, teroris menang. Sabtu, 16/9/2000 11:50 WIB Menhan Tuding Tragedi Atambua Operasi Intelijen Asing Kasus Atambua belum juga kelar. Menteri Pertahanan (Menhan) Mahfud MD mencurigai terjadinya kasus Atambua, NTT merupakan operasi intelijen asing. Mahfud mengaku pihaknya telah memperoleh fakta-fakta berkaitan dengan masalah itu. = Kalau nggak ada tindak lanjutnya, lebih baik jangan ngomong dulu. "Daripada saya dipanggil, saya yang datang duluan," kata Tommy Soeharto waktu "mengunjungi" Polda Metro Jaya. = Artinya lebih berani Tommy ketimbang Polisi. Soal Tim Dokter Baru, Hakim Bukan Tak Percaya Dokter Soeharto Reporter: Rizal Maslan (detik.com, 15/09/00) detikcom - Jakarta, Sidang ke-2 kasus Soeharto, mejelis hakim menyetujui dibentuknya tim medis dalam kasus Soeharto. Berbeda dengan sebelumnya, tim medis ini dari kalangan akademisi. Menurut Kapuspenkum Kejagung Yushar Yahya pembentukan tim medis bukanlah bentuk ketidakpercayaan majelis terhadap tim dokter sebelumnya. = Kok, masih sungkan? (Kalau sudah percaya, ngapain dibentuk tim lain lagi? Jujur dong?) ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
