Saya sependapat dengan Bung Brahmanta,
Sudah banyak beredar di media bahwa keluarga Hakim MA pun terlibat jual beli perkara.
Air selalu menetes ke bawah (kalau memakai pompa muncrat Om mBien). Disamping itu,
siapa sih yang bisa menyangkal bahwa KKN yang menyebar hebat di Jakarta itu termasuk
di MA bersifat sistemik karena situasi dan lingkungan yang mengkondisikan?
Jadi, demokrasi di MA itu lebih mencerminkan bagaimana politisi dibantu mereka yang
bermasalah dan berharap penyelesaian yang menguntungkan baginya perlu bereaksi.
Pertanyaannya sederhana, sampai sejauh mana karyawan MA mengenal calon-calon ketua
MAnya termasuk Muladi hingga mereka bisa memihak Muladi?
��
----- Original Message -----
From: Brahmanta <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, April 09, 2000 1:33 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Pegawai MA Pilih Ketuanya Muladi
-----Original Message-----
From: Bintojo Adiwidjojo [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 31 Oktober 2000 16:11
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kuli Tinta] Pegawai MA Pilih Ketuanya Muladi
atas berita di bawah,
dan kesan selama ini tentang ma,
saya cuman nanya:
1. layakkah pegawai MA menyuarakan pilihannya,
2. kenapa muladi yang menang ?
3. bagaimana kalo yang terpilih bukan muladi ?
silahkeun...
mBin
-----
BM:
Kalau benar-benar ingin mereformasi MA, pemilihan Ketua MA harus dilakukan
oleh lembaga lain seperti DPR bukan oleh kawan-kawannya seperti ini, dimana
sebenarnya mereka juga merupakan bagian yang harus direformasi.
Dan mudah mudahan syarat yang diajukan ini bukan berarti melanggengkan KKN
di MA:
"Untuk ke dalam MA, ia harus memperhatikan kesejahteraan pegawai dan untuk
keluar, ia harus..."
Brahmanta,
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!