Koordinator SIRA ACEH di tahan.

Hampir semua media massa elektronik memberitakan tentang penahanan aktivis
Aceh tersebut. Alasan utama penangkapan karena dia mengatakan
Indonesia Neokolonialisme.

Yang menjadi tanda tanya saya adalah sejak kapan POLISI mengerti
masalah Politik. Atau apakah Polisi (atau kekuatan dibelakan yang
membuck Up) mengetahui apa yang dimaksud dengan istilah
Neokolonialisme itu?

Apakah hanya steatment itu yang mengidikasikan bahwa dia berusaha
melakukan provokasi anti Indonesia.

Bagi saya pribadi, carilah bukti yang lebih menguatkan kerja polisi untuk masalah Aceh 
tersebut. Dan harus dilihat secara dewasa, bahwa sebenarnya memang ada kekecewaan 
orang daerah yang lama kelamaan menguat menjadi rasa kedaerahan yang akhirnya menjadi/ 
membangun rasa nasionalisme daerah. Jadi menurut saya penangkapan tersebut tidak wajar.

Lawan polisi bukan politisi apalagi politisi mahasiswa/LSM, lawan polisi/TNI adalah 
kriminal. Hal ini malah akan memukul pemerintahan pusat (Gusdur). Apalagi saya lihat 
acara yang diadakan oleh SIRA ini sukses dan didukung rakyat Aceh.

Jika pemerintah Pusat sekarang sudah melakukan usaha Negosiasi dengan GAM/AGAM Aceh, 
janganlah dilacuri dengan masalah penahan yang sangat membuktikan bahwa cara-cara orde 
baru masih dipakai untuk membukam suara kritis dari rakyat (tidak melihatnya positif).

Menurut saya Neokolonialisme berbeda dengan kolonialisme. Jika Kolonialisme jelas 
(penjajahan interfensi bangsa asing kedalam suatu negara) Neokolonialisme itu lebih 
halus ia masuk dalam perampasan "aset-aset ekonomi dan tidak dengan kekerasan". Dan 
semua orang sudah mengakuinya bahwa memang selama orde baru kekayaan bangsa Aceh telah 
disedot ke pusat. Jadi sekali lagi Polisi dan TNI harus belajar, jangan dokmatis 
memakan rasa Nasionalisme buta semata. Yang anda hadapi adalah AGAM lawan yang 
seimbang bukan rakyat tak bersenjata. (atau takut anda melawan teman sendiri).

Jadi menurut saya Neokolonialisme bukan hanya didaerah, dipusatpun dirasakan (terutama 
negara berkembang).

MMA

Kirim email ke