yo wis to kang,
ngamin rais itu kan begitu stayle politiknya...
berarti mas ngamin masih njowo, juga :-p
dengan memuji sultan,
mungkin dia berharap sultan membalikkan pujiannya,
dan harapannya adalah sultan akan bilang,
bahwa saya (sultan) belum layak jadi wapres (karena eks golkar)
dan hanya didukung orang jawa (khususnya ngayogtakarta),
mas amin-lah tokoh yang pantas mendampingi mbak mega....
bebas orba, propesor nggama, mantan ketua muhammadiyah dan punya dukungan
partai...

nuwun sewu, lho...
mBin
------

----- Original Message -----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, November 26, 2000 8:29 AM
Subject: [Kuli Tinta] nyeggol Daniel


maaf saya mendahului Daniel.

AR mengatakan bahwa Sultan pantas menjadi Wapres.

Masih segar dalam ingatan saya ketika kampanye capres di UI dulu bahwa dia
akan mengikis feodalisme. Dan ketika ditanya mengenai Sultan Yogya, maka dia
mengatakan feodalisme yang besar dulu setelah itu giliran feodalisme yang
kecil.

Gimana nih ...........

��
(melanggar larangan Martin untuk mengkomentari orang yang hiperaktif)


>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
















>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke