saya menduga bung wam akan tetap seperti sediakala,
dan bangga telah ditegur oleh moderator,
karena menggunakan kata ..... dalam tulisannya...
kita tunggu adegan selanjutnya....
eng ing eng.....
mBin
----
> Moderator:
> Saya tetap harus bersikap tegas, bukan karena
diktatorisme, otoritarianisme
> dan lain-lain. Saya sendiri bukan orang yang mengerti
arti kata
> "pringsilan", "pabu..." (lupa lengkapnya), mendengarnya
pun baru kali ini.
> Tetapi kata yang anda gunakan itu, sudah sangat akrab di
telinga setiap
> orang yang hidup di Indonesia yang multi etnis ini.
Karena itu, tetap saya
> harus memperingatkan anda untuk tidak memakai etika
(kesopanan dan
> kesantunan) berbahasa di milis ini. Dan ingat, keluhan
dari peserta milis
> yang lain pun sudah diutarakan dengan jelas. Dan sejauh
ini, _selain anda
> sendiri_, belum ada peserta milis yang "mendukung"
penggunaan kata yang anda
> gunakan itu. Sebaliknya, anda justru menyalahkan peserta
milis lain yang
> mengeluh atas penggunaan kata tersebut. Sebagai seorang
demokrat sejati,
> tentu tak perlu malu untuk meminta maaf atas kesalahan
ataupun tindakan yang
> telah membuat orang lain dirugikan (worse-off).
>
> Ini adalah peringatan kedua karena kata itu kembali anda
gunakan. Pada kali
> yang ketiga, sebagai moderator, saya harus menjalankan
prosedur yang berlaku
> di milis ini dengan memasukkan anda ke daftar hitam
(black list) milis Kuli
> Tinta.
>
> Terimakasih,
> Moderator
>
> > On Sat, 25 Nov 2000, Martin Manurung wrote:
> >
> > > > Pringsilan. Temennya, maaf, kontol. Apalagi cuma
menjadi penipu
> >
> > > Moderator:
> > > Mohon agar etika (kesopanan) berbahasa diperhatikan
> > > Silakan mengkritik sekeras-kerasnya
> > > Tetapi mohon menggunakan bahasa yang bisa diterima
umum
> > > Sebagai bahasa yang beretika
> >
> > > Ini adalah peringatan pertama dari Moderator.
> >
> > WAM:
> > Saya sadar, sebagai seorang moderator, anda bisa
berbuat apa saja.
> > Termasuk berbuat tidak fair. Jika anda mempermasalahkan
tulisan itu,
> > tanpa mempermasalahkan orang yang memakai nama kotor
tersebut (Haruskah
> > saya sebut _pringsilan_ sebagai _apel_ supaya kelihatan
sopan?), lengkap
> > sudah kediktatoran anda sebagai moderator. Saya tidak
akan minta maaf
> > karena menyebut _pringsilan_ sebagai temannya kontol.
Memang begitu
> > kenyataannya. Saya tantang anda bung Martin, di
hadapan seluruh peserta
> > milis ini, beranikah anda memerintahkan Pringsilan
untuk memakai nama yang
> > lebih sopan? Jika tidak, saya berani mengatakan, anda
munafik. Tidak
> > peduli apapun kegiatan anda in the name of democracy,
anda tetap saja
> > munafik. Hanya berani memperingatkan orang yang
pendapatnya tidak sejalan
> > dengan anda.
> >
> > Apa yang sudah anda perbuat ketika ada yang memakai
nama Pabu Sacilad,
> > yang berarti Asu Bajingan? Tidak ada, bukan?
> >
> > Saya memperjuangkan fairness. Jika orang lain boleh
memakai nama yang
> > tidak senonoh di forum ini, kenapa saya tidak boleh
menyebutkannya? Saya
> > terima peringatan anda, dan tidak akan saya ulangi,
hanya jika nama
> > Pringsilan lenyap dari forum ini. Sekaligus membuktikan
anda memang
> > seorang demokrat. Tanpa itu, maaf, anda tidak lebih
dari seorang munafik.
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda
Raya 340 <<<<
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia,
http://www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
----------------------------------------------------
This email was sent using http://webmail.cbn.net.id/
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!