-----Original Message-----
From: My Populis [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, December 29, 2000 11:20 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kuli Tinta] Re: [Istiqlal] Re: Peledakan Rumah ibadah bukan
gerakan REFORMIS
...........(hapus)
Usulan ku bagi, kita yang benar-benar ingin menyelesaikan REFORMASI ada dua
tawaran ku?
Adili SUHARTO dan KRONINYA.
ADILI PANGLIMA TINGGI PENJAHAT HAM.
Jika benar-benar Kita dan pemerintah sekarang mau benar-benar
menjalankan pemerintahan sipil, seperti Korea.
Tak boleh main-main dan becanda apalagi berpolitik dalam
masalah hukum. Tetapi Hukum yang dipakai sebagai alat
politik saya sepakat. Dan dalam masalah Hukumpun para reformis
kelabakan lalu mau apa lagi kita ini?
Kenapa kita tidak bisa tegas dalam hukum?
Apa sulitnya menyeret SUHARTO dan koleganya dan menjatuhkan
sangsi hukum yang berat?
Apa sulitnya menangkap PANGLIMA TINGGI para pelaku HAM?
Apa sulitnya menangkap PARA KORUPTOR.
Selama ketiga setan diatas belum dihabisi jangan dulu bicara
perbedaan islam dan kristen karena yang ada adalah pihak ketiga
dan pihak ketiga itu selalu TNI? Padahal dalam agama kita lebih
mencari persamaan dari perbedaan dan bukan sebaliknya.
ADILI PANGLIMA TINGGI PELAKU HAM DI INDONESIA
ADILI SUHARTO CS
HAPUS DWI FUNGSI MILITER/TNI
MYP
=========
BM:
Nambahin Pak, pemerintah sebenarnya sudah terlihat mulai menuju kesana
(mengadili MHS, pengadilan pelanggaran HAM) tapi justru itulah kemudian
terjadi banyak kerusuhan dan teror bom dimana-mana.
Bukankah keluarga Cendana lewat pengacaranya pernah mengatakan bahwa kalau
Suharto diadili akan terjadi "banjir darah"? maksudnya pasti tidak hanya
pengadilan bagi Suharto saja tapi juga semua kroninya (terutama yang bintang
tiga atau empat).
Kekuatan oknum militer yang pro status quo ini sudah sedemikian kuatnya yang
telah banyak memainkan peran politiknya lewat praktek dwi fungsi yang
berlangsung 32 tahun, mereka sudah punya peta kekuatan dan kelemahan rakyat
Indonesia. Disamping itu adanya kelompok-kelompok organisasi underbouw
status quo yang punya dana (hasil KKN) dan jaringan sedemikian kuat.
Satu cara untuk melawannya yaitu kaum reformis harus bersatu, tinggalkan
eker-ekeran kepentingan kelompok (kecuali reformis gadungan!!), dan dukung
pemerintah untuk terus menerus melakukan program reformasi secara tuntas,
bila tidak maka reformasi akan segera wassalam kalah sama teror.
Salam,
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com