Fenomena Kolam Renang
Ketika kecil aku pernah konyol.
Diajak kakak ke kolam renang alam di dekat Merapi yang
namanya Pemandian Umum Tirto Mulyo Pluneng. Konyol, karena
aku melihat dasar kolam renang itu dekat sekali ke
permukaan air, saking jernihnya. Maka buru-buru aku
lepas baju, lepas celana kolor (tidak telanjang lho!),
terus tanpa ba-bi-bu byurrr ambyur.
Akibatnya ya haep-haep orang sebetulnya diajak ke
situ utuk diajari renang. Kakak-2 segera menolongku
tetapi untung tidak dimarahi, hanya diketawai habis-habisan,
karena itu rupanya memang jadi salah satu skenario mereka
untuk mendidik adiknya yang "ngeyel".
Kejadian itu pula yang membuatku tak pandai berenang.
Hanya bisa-bisa saja. Tetapi sekarang menjadi betah
kalau hanya sekedar mengapung dengan gaya punggung
(bahasa jawa nBethang).
Ah, seandainya dulu aku punya analisis dan pengamatan,
mestinya aku bisa tahu betapa dalamnya kolam renang
alam itu.
Mestinya aku bisa ngelihat betapa KAKAK-2 ku yang
lebih tinggi terlihat harus susah payah mengayuh kaki
agar tak tenggelam. Harusnya aku memperhatikan mengapa
banyak anak seumur-ku yang naik BAN-DALAM mobil
dan lain-lain kenyataan yang bisa kulihat untuk mengetahui
bahwa kedalaman kolam renang alam itu sekitar 2 kali
tinggi tubuhku yang belum KHITAN.
salam damai
FK-mBogor
----------
----- Original Message -----
From: "RGS" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, January 12, 2001 7:56 AM
Subject: Re: [indonesia_damai] Re: Pidato Presiden ttg IT akhir
tahun di TVRI
sebaliknya indonesia menyarankan agar gus dur tidak usah naik
kendaraan
bermesin namun silahkan berkendaraan andong, jalan kaki, sepeda,
dan suruh
belajar ngetik 10 jari.
Pengacara-Konsultan Hukum RGS & Mitra
e-mail : [EMAIL PROTECTED]
http://welcome.to/RGS_Mitra
address : Jln. Kemang Selatan XII.A No.18 Jakarta 12410
Indonesia
telpon : [021] 75907028 ; fax : [021] 7699703
groups : [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
----- Original Message -----
From: "Wimar Witoelar" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, January 12, 2001 6:02 AM
Subject: Re: [indonesia_damai] Re: Pidato Presiden ttg IT akhir
tahun di
TVRI
> jangan terlalu reaktif
> maksudnya bahwa telepon dan TV harus ditekankan
> tidak ada maksud mengabaikan internet dong, come on....
>
> ----- Original Message -----
> From: "RM Roy Suryo" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, January 11, 2001 3:11 PM
> Subject: [indonesia_damai] Re: Pidato Presiden ttg IT akhir
tahun di TVRI
>
>
> > At 17:49 03/01/01 , Pak Naswil Idris wrote:
> > > Kalau tidak salah dengar Presiden GUSDUR dalam pidato
akhir tahun
> > >di TVRI ( tanggal 31 Desmber 2000 malam) ttg IT beliau
mengutip
> > >penasehat telematika Sekjen PBB Kofi Anan, Sam Pitroda (
dan juga
> > >menyetujui ) yang mengatakan bahwa Indonesia tidak perlu
ikut ikutan
> > >aktif menggunakan komputerisasi untuk menunjang IT di
Indonesia,
> > >tapi cukuplah tilpon dan Televisi saja. Dan selanjutnya
Presiden
> > >mengatakan juga bahwa di India kampungnya Sam Pitroda IT
sudah
> > >berkembang dengan pesat malah Silicon Valley,California
USA sudah
> > >pindah ke Bangglador.
> > > Apakah teman teman juga ada yang dengar dan sama dengan
saya
> > >dengar?
> > > Jadi, Pak Sonny Pasaka,dan Pak Ai MUlyadi makmur apakah
anda akan
> > >menysuaikan diri dengan ucapan presiden ini ( kalau saya
tidak salah
> > >dengar ) dengan kegiatan ASAPACTEL bulan Mei dan
Pencanangan Tahun
> > >2001 sebagao Tahun Telematika yang akan datang, yaitu hanya
mengurus
> > >tilpon dan televisi saja ??
> > > Ingat pula hampir semua kita kita ini ( sebagian besar )
adalah
> > >mantan aktivis aktivis "Project NUsantara 21" yang gegap
gempita
> > >tahun 1997 dahulu, yang akhirnya bermuara pada....0,3%
pengguna
> > >INTERNET dari jumlah penduduk Indonesia.Kita juga adalah
orang orang
> > >yang merasa bangga dengan Indonesia adalah negara ke
3(tiga) pengguna
> > >Satelit untuk pelayanan publik di dunia. Apakah betul semua
itu untuk
> > >publik, atau sebagian dari kita hanya "enjoy our selves"
mengatas
> > >namakan publik dari republik ini.
> > > Marilah kita bahas di Tahun Pencanangan Telematika dan
ASPACTEL di
> > >tahun 2001 ini.
> > > Mohon komentar dari "provokator netral" yang tidak
terkait dengan
> > >industri telekomunikasi.
> > > Wassalam,
> >
> > Pak Naswil dan Rekan-rekan Yth,
> > Komentar saya untuk hal itu sebenarnya sudah termuat di
Detikcom :
> > http://www.detik.com/net/2001/01/11/2001111-133650.shtml
> > Akan tetapi untuk lebih jelasnya, meski esensi di Detikcom
tersebut juga
> > sama, hanya pertimbangan teknis redaksional untuk dieditnya,
maka akan
> saya
> > tuliskan selengkapnya komentar saya sbb :
> >
> > Untuk menjawab statement dari Gus Dur tersebut kita harus
bersikap arif
> dan
> > coba memahami lebih dalam lagi, karena saya juga sangat2
mengerti bahwa
> > komentar2 beliau itu tidak bisa langsung diartikan secara
letterlijk,
> > tetapi harus dipahami betul apa dan bagaimana tujuan
akhirnya ...
> >
> > Ingat komentar2 beliau --meski ini bukan soal IT-- tetapi
soal Ambon,
> Aceh,
> > bahkan Aryanti? Gus Dur sangat cerdas --dalam artian
sebenarnya-- untuk
> > memberikan jawaban2nya waktu itu, hanya saja (ini sayangnya)
banyak
> > kemudian disalahtafsirkan oleh berbagai kalangan dan sempat
waktu itu
saya
> > sebut dengan istilah "melintirisme", alias dipelintir
artinya yang
> kemudian
> > seolah-olah beliau yang tadinya jelas2 berkata A menjadi
kemudian B.
Saya
> > sangat paham betul untuk hal ini dan contoh2nya seperti yang
sudah saya
> > singgung diatas, yakni soal Ambon, Aceh, bahkan Aryanti,
saya memiliki
> > dokumentasi rekaman audio-visualnya dari tayangan TV swasta
saat-saat
> > tersebut.
> >
> > Satu hal penting yang perlu saya singgung sedikit, soal
Aryanti
misalnya.
> > Gus Dur waktu itu cukup memberikan 2 kata : "Gitu aja kok
dipikirin" dan
> > "Aryanti itu siapa". Kedua kalimat diatas sebenarnya sudah
bisa kita
cerna
> > maknanya, tetapi kemudian jangan diartikan sebagai Gus Dur
tidak kenal
> > dengan Aryanti, itu salah besar! Walhasil dengan penelitian
saya yang
> sudah
> > menyebutkan bahwa Foto+Klise itu syah adanya secara
scientific, juga
> jangan
> > langsung dicerna begitu saja, sebab sebenarnya saya saat itu
menunggu2
> > adanya pakar2 perilaku masyarakat yang bisa menganalisa
temuan soal
> > 'Adegan2' dalam Contact-print Klise yang sudah saya teliti,
tetapi
> > --sayangnya-- tak ada seorangpun yang mau (baca : berani)
untuk
melakukan
> > hal tersebut. Padahal kalau itu mau ditindaklanjuti, maka
hasil
penelitian
> > saat itu adalah murni obyektif 100%, tidak memihak kepada
siapapun (baik
> > Gus Dur maupun Aryanti), melainkan hanya kepada Ilmu
Pengetahuan semata
> ...
> >
> > Nah, sekarang mencermati pernyataan beliau soal
(kemungkinan) masyarakat
> > Indonesia belum memerlukan IT untuk kehidupannya, tetapi
lebih cenderung
> ke
> > media televisi dan telepon terlebih dahulu, sebenarnya ini
kalau kita
> > cermati adalah suatu 'peluang' baru bagi pada pebisnis untuk
mengembangkan
> > layanan2 semacam 'Call-Center' atau 'Information-Center'
yang berbasis
> > Telepon atau TV di Indonesia. Mengapa tidak? Karena seperti
yang sempat
> > disinggung dalam perbincangan saya dengan Pak JB Kristiadi
selaku
> > Sekretaris TKTI beberapa waktu silam, Ide Call-center atau
Information
> > Center --seperti yang mulai banyak terdapat di Singapura dan
Malaysia,
> > dimana seseorang bisa mendapatkan berbagai macam informasi
melalui
> internet
> > tetapi ia tinggal telpon ke nomor tertentu-- tersebut, bisa
menjadi
lahan
> > bisnis baru di Indonesia.
> >
> > Apalagi kini 'perkawinan' antara TV dan Internet memang
sudah menjadi
> > kenyataan dan tinggal diisi saja contentnya. Kita kenal
mulai muncul
> > peralatan2 bantu seperti Set-Top-Box, Multimedia-Box, NeTV,
dsb. yang
bisa
> > membuat TV langsung mengakses Internet, apalagi dipadu
dengan layanan
> > Broadband semacam Rainbow, TelkomnetTurbo, Kabelvision, dsb.
Disisi yang
> > lain kolaborasi ini tentunya sangat mendukung terjadinya
WebTV yang
> membuat
> > masyarakat bisa benar2 menikmati layanan
'On-demand-Television',
sehingga
> > TV benar-benar bisa menjadi sarana hiburan, informasi dan
pendidikan
> > keluarga dengan sangat baik karena acara2nya bisa diatur
sesuai apa yang
> > hanya benar2 kita butuhkan saja, misalnya concern ke tataran
usia
tertentu
> > dsb [Di dunia Internet hal semacam ini lazim dikenal dengan
adanya
> berbagai
> > 'filter' untuk situs2 yang tidak dikehendaki, semacam
NetNanny,
> > Cyberpatrol, Surfwatch, dsb). Jadi kalau dicermati secara
mendalam, apa
> > yang dikatakan oleh Gus Dur itu sebenarnya tidak salah dan
bahkan bisa
> > menjadi peluang ...
> >
> > Hanya saja sekalilagi tentu kita harus bersikap arif dalam
mencerna
makna
> > tersebut, artinya jangan kemudian serta merta dianggap bahwa
IT tidak
> > menjadi prioritas --seperti yang pernah dikatakan Menristek
Hikam
beberapa
> > waktu silam-- karena bagaimanapun juga kondisi krisis yang
dialami oleh
> > Indonesia saat ini sebenarnya bisa dibangkitkan juga
antaralain dengan
> > pengembangan industri IT yang berbasis kepada masyarakat.
Oleh karena
itu
> > pula munculnya Gerakan Nasional Telematika (GENETIKA) yang
baru-baru ini
> > sudah secara tak resmi di-declare-kan merupakan perwujudan
dari semangat
> > dan tekad kita bersama untuk bisa saling mengisi dan
berpartisipasi di
> > Tahun yang (sayangnya : 'gagal') dicanangkan sebagai Tahun
Telematika
2001
> > ini.
> >
> > Sekian dan Terimakasih, semoga GENETIKA bisa benar-benar
menjadi
semangat
> > dan roh masyarakat Indonesia ...
> >
> >
> > \|||/
> > (. .)
> > *-------------ooO-(_)-Ooo------------*
> > RM Roy Suryo
> > <[EMAIL PROTECTED]>
> > Indonesia
> > *-------------oo0-----Ooo------------*
> >
> > To unsubscribe from this group, send an email to:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
>
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com