----- Original Message ----- From: RNW BERITA list manager <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, January 12, 2001 9:50 PM Subject: Warta Berita - Radio Nederland, 12 Januari 2001 > --------------------------------------------------------------------- > > WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP > Edisi: Bahasa Indonesia > > Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh > Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. > > --------------------------------------------------------------------- > > Edisi ini diterbitkan pada: > > Jumat 12 Januari 2001 14:50 UTC > > > * BANSER GADUNGAN MENYUSUP KE JAKARTA, SIAPA DI BALIK MEREKA? > > Intro: Sejak Jum'at kemarin Jakarta diributkan oleh masalah Banser > Gadungan yang dikhawatirkan akan menyusup ke dalam barisan Banser > yang begitu kebelet untuk datang ke Jakarta. Siapa pula yang > menyusupi Banser itu? Dalam situasi seperti ini orang kembali > berharap supaya Gus Dur bersikap sebagai seorang negarawan yang jelas > dan tegas keputusan dan pilihannya. Koresponden Syahrir mengirim > laporan berikut dari Jakarta: > > > Ribut-ribut seputar isu rencana kedatangan ribuan Banser NU ke > Jakarta pada 15 Januari, membuat PBNU waspada. Segenap masyarakat > diimbau untuk mewaspadai adanya Banser palsu. Banser palsu ini akan > menyusup ke dalam Banser NU dan membuat kekacauan. Hal ini diserukan > oleh Wakil Sekjen PBNU Masduki Baidlawi Jumjat kemarin. "PBNU telah > menerima laporan dari berbagi daerah di luar Jakarta bahwa telah > terjadi pemesanan baju-baju Banser secara besar-besaran," ungkap > Masduki. "Baju-baju itu akan dipakai oleh kelompok mantan militer > tertentu untuk menyusup dan memperburuk citra Banser seperti merusak > toko dan bangunan," kata seorang tokoh Ansor. PBNU telah menerima > laporan dari dua kabupaten. Penyusupan diperkirakan akan terjadi > setelah tanggal 15 Januari, karena rencana para mentan jenderal itu > sudah tercium. > > Pers sebelumnya memberitakan sejumlah jenderal di antaranya > orang-orang Susilo Bambang Yudhoyono, Tyasno Sudarto dan Wiranto > telah mengadakan pertemuan di Jawa tengah. Target mereka adalah untuk > melakukan destabilisasi dan mendelegitimisasi pemerintahan Gus Dur. > Selanjutnya akan diperjuangkan agar Susilo Bambang Yudhoyono dapat > menggantikan Gus Dur. Rencana mereka hingga kini belum dapat > terlaksana karena pihak Kopassus dan Kodam Jaya menentang rencana > ini. > > Tidaklah mengherankan jika Menteri Pertahanan Mahfud MD akhir-akhir > ini seolah-olah kebakaran jenggot dan mensinyalir kemungkinan > pengacauan oleh suatu golongan. Kuatnya keinginan Banser ke Jakarta > pun didorong oleh kenyataan gerakan politik yang tidak proporsional. > Menurut Masduki, hal ini membuat banyak ulama NU sakit hati. Ketua > Fraksi Taufiqurrahman kemarin pun melihat kedatangan Banser dan > gerakan anti-Gus Dur hanya perang isu pihak-pihak yang mau melihat > negara ini hancur. Ketua Fraksi PKB DPR Taufiqurrahman juga > mengingatkan warga NU agar mewaspadai aksi-aksi penyusupan. Menurut > kalangan Banser Jakarta, baik Banser gadungan dan gerakan anti-Gus > Dur didanai kelompok jenderal-jenderal Orde Baru yang sama. > > Sebenarnya dengan latarbelakang ini bisa dimengerti mengapa Kodam > Jaya selama beberapa hari ini melakukan manuver-manuver militer di > Jakarta dengan alasan HUT Kodam Jaya. Untuk menggerakkan tank-tank > dan panser itu tidaklah mudah. Perlu ada persiapan personalia dan > logistik yang baik. Gus Dur sendiri meski menyatakan di Jawa Timur > bahwa Banser tidak perlu berangkat ke Jakarta karena dia sendiri > masih mampu menghadapinya sebenarnya hanya ingin menunjukkan bahwa ia > seolah-olah tidak takut. Tetapi kenyataannya dia mendatangkan tentara > dari luar Jakarta dalam rangka antisipasi tanggal 15 Januari. Menlu > Alwi Shihab pun merasa perlu menjelaskan situasi keamanan kepada para > duta besar. Pangdam Jaya menesgaskan bahwa ibukota kian > memprihatinkan. > > Pihak Forum Demokrasi yang didirikan Gus Dur pun merasa resah. > Bukankah mereka pun akan ikut terseret dengan kejatuhan Gus Dur. > Padahal mereka tidak ikut berperan dalam pemerintahan Gus Dur kecuali > Marsillam Simanjuntak dan sebelumnya Bondan Gunawan. Chris Siner Key > Timu, salah satu pendiri Fordem sehubungan dengan keadaan itu > mengatakan, seharusnya Gus Dur mengurus Rakyat dan jangan menjadi > Urusan Rakyat. Rakyat akhirnya harus memikirkan apakah mendukung atau > melawan Gus Dur. Diketengahkannya bagaimana Bung Karno dahulu sangat > konsisten jika dibandingkan dengan Gus Dur yang selalu > berubah-berubah. > > Sama seperti Gus Dur, Bung Karno dulu juga hampir setiap minggu > berbicara langsung dengan pers. Tetapi meski kontroversial namun > sesuai dengan strateginya yang konsisten. Ia mendukung PKI dan tetap > memperjuangkan ide Nasakom sampai saat-saat terakhir ia berkuasa. > Sebaliknya Gus Dur tidak jelas juntrungannya. Melihat perkembangan > seperti sekarang seharusnya Gus Dur mengambil sikap kenegarawanan > dengan ketegasan menentukan pilihan. Seperti halnya ketika Bung Karno > menawarkan kepada Rakyat untuk mengikuti dia meneruskan perjuangan > ketika menghadapi krisis Madiun. Pilih Bung Karno atau Muso. Sekarang > Gus Dur harus mengatakan, menuntaskan perjuangan reformasi atau > kembali ke Orde Baru. Demikian Chris. > > Memang bagi para pejuang reformasi, jika sekarang Gus Dur sampai > jatuh maka akan berarti salahnya reformasi, karena Gus Dur sudah > keburu mengangkat dirinya sebagai pemimpin reformasi. Dan kalau Gus > Dur jatuh bisa timbul anggapan bahwa yang benar itu adalah orde baru. > "Jika hal ini yang terjadi maka bangsa Indonesia ini lebih bodoh > dari keledai. Masak mau ditipu untuk kedua kali oleh Orde Baru", kata > Chris. Susahnya, sementara elit politik termasuk yang dianggap atau > menganggap dirinya reformis lebih tergoda oleh kekuasaan dan uang > ketimbang meneruskan dan menuntaskan perjuangan reformasi. > > > Copyright Radio Nederland Wereldomroep. > --------------------------------------------------------------------- ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia............... Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
