Walah, Mas Aswat ini kok ndak memakai kacamata
ngayogyakartanan?
Lha selama ini kan yang terjadi saling berhitung
jumlah. Ketika cetusan anti GD mulai meletik,
belum banyak komentar. Kemudian semakin meletus
dan bertambah banyak, merasa semakin kuat.
Yaah, Er-Ge lah kata mBah Soel kemarin, Rumangsa
Gedhe.
Dan ketika pendukung GD menunjukkan jumlah dan
kesetiaan-butanya (hehehe, maaf-maaf, nyatanya kok)
mulailah para anti GD kelimpungan. Suatu kebesaran
hati juga bila ternyata tanggal 15 Januari ini, GP
Anshor menyatakan diri TIDAK MENGINAP setelah
menghadiri HARLAH PDI-P.
Mungkin suatu perhitungan rumit, bila nanti PKB dan
PDI-P dapat bergabung?
Fukuoka Kitaro
-----------
----- Original Message -----
From: "ac" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, January 15, 2001 10:12 AM
Subject: [Kuli Tinta] pengerahan masa
Pengerahan massa untuk politik tanda gagalnya pemerintahan
http://satunet.com/artikel/isi/01/01/13/39078.html
Wakil Ketua DPR AM Fatwa menilai pengerahan massa besar-besaran
untuk
kepentingan politik saat ini sebagian disebabkan kegagalan
pemerintah
menjalankan tugasnya
========================
Ini juga.
Pertama, PAN memang tidak memiliki masa banyak (7%). Ke dua, apa
empat jari yang lain tidak menuding diri sendiri.
Kalau masa mhs tidak turun HMS jugat belum tentu turun.
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com