Rupanya bung Hasan sedang ikut-ikutan AR, menelanjangi diri sendiri, monggo 
diteruskan, saya mau
nonton saja.

aguss


--- Abdullah  Hasan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kawan-kawan semua,
> 
> Suasana kelam berlarut-larut bertahun-tahun mau-tidak-mau mulai menggerogoti
> hati kita. Banyak orang mulai merasa bosan pada apa saja. Bosan dan enggan
> baca koran. Bosan nonton warta-berita. Bosan pada politik. Bosan pada
> milis-milis, dan sebagainya. Saya pun terjangkit virus aneh tersebut. Entah
> jenis yang mana. Varian "A" atau yang "D". Saya hampir tak punya energi
> untuk berdebat. Bahkan untuk mengemukakan pendapat yang berbeda dengan orang
> lain. Hati ini selalu bicara didalam : " Terserah anda, deh ! Terserah
> selera anda saja ! Masa bodo, kita semua tidak punya daya apa-apa!". Saya
> cuma mau hanyut saja disungai zaman....
> 
> Tapi entah setan atau malaikat yang jadi lantarannya, berita yang berikut
> sampai juga pada saya. Saya pun nggak lagi tahu , harus ketawa atau nangis.
> Harus sedih atawa sumpeg, apa malahan menganggapnya semacam lawakan
> srimulat....
> 
> Ketika anggota Forum Indonesia Damai (FID) menghadap Presiden, Gus Dur
> disamping bicara indikasi pelaku pemboman , dia juga ngegossip soal Wapres
> yang sering bertengkar sama suaminya. ( Betul, nggak bung Manurung?! anda
> barangkali hadir waktu itu ?). Katanya : "Kalau sudah bertengkar, seperti
> kebun binatang ( Maksudanya mungkin caci-maki menyebut-nyebut binatang ).
> Sebab Mas Taufik itu orangnya rakus. Semua tender maunya dia ambil,
> setidaknya minta bagian untung.Bila Mega melarang, Taufik mencak-mencak.
> Akhirnya terjadi pertengkaran.
> 
> Bila yang ditulis diatas itu benar, bayangkan "tingkat" presiden kita yang
> katanya mulia itu. Betapa dobol mulutnya, menyangkut rekannya, wakilnya ,
> seorang wanita terhormat yang dibongkar aibnya didepan orang ramai !
> Mudah2an itu cuma gosip murahan saja, meskipun sumber saya bukan sembarangan
> pula .
> 
> Menurut sumber saya pula, dalam urusan PDIP, pertengkaran yang demikian
> sudah jamak sekali. Misalnya dalam pencalonan caleg, 1999 silam. Awalnya
> Mega ingin memasukkan orang-orang yang telah banyak berjasa selama dia
> berhadapan dengan orde baru. Salah satunya Eros Djarot- think tank utama
> Mega sejak ia terpilih jadi ketua umum PDI. Waktu itu Mega ingin memasukkan
> Djarot sebagai caleg untuk daerah pemilihan Blitar, Jawa Timur. Tapi Taufik
> menolak tanpa alasan yang jelas. Didepan beberapa fungsionaris DPP, Mega
> sedikit mendesak. Lalu terjadilah adu mulut. Mega tetap mendesak. Tetapi,
> Taufik mendadak berdiri,lalu "Plak!" tamparan cukup keras mendarat
> dipipinya. "Kalau kau nekat memasukkan dia ( Eros) aku keluar dari
> Kebagusan! Kita cerai!" . Taufik lalu pergimeninggalkan Megadan beberapa
> fungsionaris DPP lainnya. Mega hanya bisa menangis.
> 
> Inilah ironi Megawati. Sosok yang dielu-elukan dan dianggap titisan Bung
> Karno oleh jutaan pendukung setianya. Dibalik itu dia ternyata adalah isteri
> biasa yang tidak bisa lepas dari kendali suaminya.......
> 
> Bayangkan : "Plak!" , dan negeri ini kembali jadi giliran santapan dorna
> baru..
> 
> Kawan-kawan, film apa sih yang lagi seru sore ini ?
> 
> Wassalam.
> Abdullah Hasan.
> 
> 
> ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get email at your own domain with Yahoo! Mail. 
http://personal.mail.yahoo.com/

................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke