Saya pikir, tidak banyak milis yang unmoderated seperti Kuli Tinta ini. Saya merasa nyaman disini. Populasi membernya sudah terfilter secara alami. Jadi, kenapa tidak dituangkan disini saja Bung MYP. Saya banyak belajar dari Bung. Kelemahan dari para netter seperti yang anda sebutkan tadi adalah kecendrungan menggunakan kaca mata kuda. Kalau menurut kebiasaanya Kitaro San (nama Kitaro mengingatkan koleksi CD harmonic saya yang gandrung dengan musicnya) mereka tidak terbiasa berpikir secara sistimatik, analitik, dan subastansial karena tidak berani mengumpulkan data sebanyak-banyaknya (pros and cons) tanpa apriori untuk kemudian menarik kesimpulan berdasar kecenderungan2 data tersebut. Tidak perlu frustasi kan? Jati diri manusia kan juga terlihat pada kemampuannya untuk menerima kelebihan dan kekurangan orang lain. salam. ----- Original Message ----- From: My Populis <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Sunday, January 21, 2001 12:36 AM Subject: [Kuli Tinta] milis Indonesia damai kok tidak selektif? SAYA CUKUP KESAL DENGAN CARA KERJA MILIS INDONESIA DAMAI DAN BUNG AGUS. Saya cukup kesal dan bingung dengan millis Indonesia damai. Saya mempunyai data selama saya mencari dan mengotak atik ribuan milis yang tersebar di dunia. Saya mengikuti beberapa milis (keluar-masuk walaupun belum pernah dikeluarin.. mungkin akan.. ha.. ha..) Tetapi aku binggung dengan Bung Agus yang begitu subyetif menuduh orang tanpa argumentasi yang jelas. Tanpak benar sikap seperti ini yang sering saya lihat dari elit kita menuduh tanpa data. Seperti perkataan Bung Agus yang saya kutibka; Saya mengenal Pimpro; Saya mengenal orang itu? (orang dikasih data bukannya terima kasih, Bagaimana FID mau membongkar kasus jika semua kemungkinan tidak di pelajari. Ha.. Ha..) Dari puluhan data baik dari kubu Kanan, tengah dan Kiri. Ada baiknya saya sebarkan kepada seluruh pihak. Rupanya ada orang yang belum dapat melihat perbedaan (seperti bung agus) yang sudah kebakaran ketika saya postingkan beberapa millis dari kubu kanan (konserpatif) tepatnya dari millis NII. Saya pribadi belajar berbeda dengan mencoba mempelajari pemikiran orang baik yang kiri maupun yang kanan sekalipun. Sehingga seringkali saya tidak bisa ditebak. Dan itu keuntungan saya dari banyak belajar pemikiran orang. Tetapi anehnya beberapa data millis yang ingin saya lihat responya tidak ditanggapi atau malah postingnya kena SENSOR. Padahal ada beberapa posting yang berhubungan dengan elit kekuasaan sepert Abdul Qadir Jailani dan lain-lain yang jelas-jelas mengkritisi pemerintahan Gusdur. Saya ingin melihat tanggapan juru bicara Presiden (kalaupun disana ada) tetapi yang ada sampai detik ini saya tidak menerima postik data yang saya poskan kemarin. Apakah begitu cara kerja moderator ataupun siapapun yang ingin menegakan Demokrasi dan Reformasi serta memperjuangkan keadilan dan ketentraman di Indonesia? dari milis Indonesia damai. Wassalam MYP (untuk mengetahui nama non millis saya harap kirim alamat e-mail kealamat saya) ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia............... Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com
