Hanya Ketua RT
Seorang Ketua RT di kompleks perumahan Banyumanik,
Semarang Selatan merasa sangat prihatin. Dia sangat
senang dengan kesenian, terutama musik daerah. Musim
kaset murah beberapa tahun yang lalu dia memborong
kaset KARAWITAN. Musim VCD belakangan, dia memborong
VCD bajakan Campursari dan Congdhut. Dia berpendapat,
bahwa kesenian itu wujud dari kebudayaan. Maka dia
merasa wajib melestarikannya. Sayang dia hanya ketua RT.
Jadi ya hanya itu yang mampu diperbuat, membeli dan
menikmatinya sendiri.
Hari Selasa yang lalu (23 Jan 2001), dia ngajak jalan-jalan
ke Pasar Johar. Dalam perjalanan pulang dia bercerita
bahwa pernah berkirim surat kepada salah seorang tokoh
dari 4 elite tokoh politik yang memang dulu menjadi pujaannya
untuk menjadi presiden. Alasannya sederhana. Berangkat dari
protes anak-anaknya sendiri yang selalu ngomel dan
mengatainya "Huuu... Bapak kuna, masak musiknya hanya
musiknya Didi Kempot. Basa jawa lagi. Yang bahasa Inggris
kenapa?"
Protes kaum muda yang merisaukannya. Dia berpendapat,
bahwa kaum muda sekarang ini telah menanggalkan budaya
milik sendiri. Menggantinya dengan budaya asing. Tak salah
memang, namun karena gejala ini tak hanya menimpa kaum
muda namun juga di kalangan elite maupun umum, pantas
budaya Indonesia yang dia rasakan sangat indah sewaktu
mudanya telah sirna. Moral dan mental bangsa telah
memudar. Dia ingin berbuat sesuatu untuk bangsanya.
Namun apa daya dia hanya seorang ketua RT. Yang di
pengajian mesjid kampungnya saja suaranya tak digubris
oleh dewan takmir mesjid yang ingin memurnikan ajaran
agamanya.
Maka dia berkirim surat kepada tokoh politik itu dengan
satu permohonan "Ibu, berkenanlah Ibu memimpin kami
untuk setiap saat melantunkan tembang "Rayuan Pulau
Kelapa" dan "Indonesia Pusaka" agar kami yang di bawah
ini mampu membangkitkan lagi rasa kepemilikan dan
kebanggaan kami pada INDONESIA. Kami perlu pimpinan
bukan sekedar pemimpin!" Alhamdulillaah, surat itu dibalas,
katanya, tinggal sekarang menunggu datangnya pimpinan
itu, demi rasa NASIONALISMENYA. Agar tak merasa
kecewa lagi dia menjadi seorang rakyat INDONESIA.
FK - mBogor
----------------------
Sing penting Saiki!
----- Original Message -----
From: "ac" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, January 25, 2001 7:10 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Kuli tinta
Bung ini bukan mlis gratisan. Ada yang membayar, jadi berbeda
dengan @egroups.com dan sebangsanya.
Bung Adi norak amat. Masak diskusi nunggu Bom meledak lagi.
Nunggu kapal selam mungkin... Bukankah the hotest thread ever
adalah Kapal Selam?
Kayaknya, di milis ini sudah sampai pada kesimpulan bahwa:
1. Orba masih bermain dimana saja.
2. Kasus yang berkaitan dengan Orba selalu kandas atau
dikaburkan.
3. Kerusuhan dan konflik yang terjadi di disain untuk
menghabiskan enerji atau membagi perhatian pemerintah untuk
mengusut kasus KKN dan kasus politik masa lalu.
4. Saksi di DPR berbicara bahwa kasus2 yang berkaitan dengan
Orba dan Golkar di masa lalu selalau kandas di sidang Paripurna
kalau akan di Pansuskan.
5. Tujuan ntuk menggusur GD jelas untuk membuat instabilitas
dalam jangka panjang yang akan membuat bangsa dan negara ini
semakin terpuruk sehingga dosa masa alu diputihkan oleh waktu.
6. DPR yang didominasi oleh orang berpengalaman masa lalu dan
penikmat Orba telah kalang kabut memahami persepsi perannya
sehingga lupa mana bagian Lesgislatif, Judikatif, dan Eksekutif.
Justru, ini malah membuat diri mereka wakil rakyat kampungan itu
telanjang dega ambisi politik mereka untuk menjatuhkan GD untk
tujuan yang tidak jelas.
Sehingga setiap diskusi yan tidak menambah data baru atau
wawasan baru mungkin menjadi tidak menarik. Apakah begicu Cak
Gigih....
Kini, semakin jelas, bahwa rekayasa itu semakin terbuka. kita
menunggu kesimpulan Pansus 29 januari 201 nanti dimana mereka
telah mengundang masa untuk mendengarkan kesimpulan mereka.
Apapun kesimpulan mereka, baik mengiyakan atau menolak
keterlibatan GD dalam gate2 itu, akan membuat mereka dalam
posisi yang dilematis atau tanpa sengaja menjadi dilematis.
Bila kesimpulannya GD tidak terlibat maka masa akan marah dan
berbagai kemungkinan bisa terjadi termasuk yang sudah
direncanakan; dan ini bisa menjadi panjang. Bila kesimpulannya
GD terlibat maka masa akan menuntut agar MPR menggelar SI atau
DPR mengajukan memorandum. Namun, itu juga sangat tergantung
kepada hasil pengadilan. Apabila hasil pengadilan ternyata
berbeda dengan kesimpulan Pansus maka babak baru diskusi
mengenai peran Legeslatif dan Judikatif akan dimulai.
Saya pikir, selama Golkar dan penikmat Orba masih bercokol di
berbagai "tif" itu maka sulit bagi pemerintah untuk
menyelesaikan masalah yang menjadi tuntutan masyarakat dan telah
di Tap MPR kan. Yang lucu adalah bahwa pemerintah direcoki dalam
menjalankan tugasnya dan nati 2004 pemerintah akan dievaluasi
apakah telah menjalankan TAP MPR dimana didalamnya termasuk
pengusutan kasus2 KKN. Wagu dan Lucu! Aneh!
Saya melamun: "apakah waktu yang akan menyelesaikan?"
åç
----- Original Message -----
From: BKC1214 Nopi Hidayat
<[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, January 25, 2001 4:33 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Kuli tinta
Kalau begitu, ditutup aja milistnya, itung2 hemat biaya
dan pulsa...kalau kurang puas ada metro tv buat diskusi
lebih enakan dan semua orang di nusantara ini langsung
tahu!!!lagian di ylki info : biaya langanan di ISP sedang
naik drastis?.
Salam,
-----
nunggu bom meledak baru diskusi lagi....
----- Original Message -----
From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, January 25, 2001 12:57 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Kuli tinta
>
> --- BKC1214 Nopi Hidayat
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > Kok, sekarang diskusi di Milist ini pada sepi,...
> > apa Kulitinta-nya sedang kehabisan TINTA buat
> > menulis??.
> >
> > Salam,
>
> Bisa karena problem sudah didiskusikan dengan baik dan
> tuntas. Bisa karena selesai begitu saja, baik karena
> masing-masing memasang tingkat kepuasan yang rendah,
> atau karena melihat gelagat, bahwa forum ini tak cukup
> kuat untuk menyelesaikan problem tersebut.
>
> Satu pengalamanku di milis ini yang cukup kuat
> mengantarku untuk merasa cukup untuk menganggap
> selesai begitu saja, terlepas dari puas atau tidak,
> adalah berkat Anda
> <[EMAIL PROTECTED]>, yang aku
> ingat betul nasihatnya adalah 'mengkonfirmasikan
> langsung ke AR, mengingatkannya, lebih-lebih sesama
> muslim'. Cuma sayang, mohon maaf, mau nanya, ke mana
> e-mail harus dialamatkan kepada beliau agar bisa
> diterima secara langsung?
>
> Selainnya itu, boleh jadi peserta milis ini memiliki
> alamat-alamat e-mail dari para tokoh lain, seperti
> Megawati, Gus Dur, Akbar Tanjung, Arifin Panigoro,
> Alvin Lie, Ade Komarudin, dan masih puluhan lain nama
> beken?
>
> Tapi, jangan-jangan, dengan meng-email langsung kepada
> beliau akan membuat milis kuli-tinta ini tambah sepi.
>
> Salam
>
>
> =====
> Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Yahoo! Auctions - Buy the things you want at great prices.
> http://auctions.yahoo.com/
>
> ................Sambut MASA DEPAN BARU
Indonesia...............
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com
>
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com