Presiden minta maaf kepada rakyat Indonesia Jumat, 02/2/2001, 10:49 WIB satunet.com - Presiden KH Abdurrahman 'Gus Dur' Wahid menyatakan permohonan maaf pemerintah kepada rakyat Indonesia, dan terima kasihnya kepada DPR, menyusul hasil rapat paripurna atas laporan 'Pansus Buloggate dan Bruneigate'. Usai memberi keterangan kepada pers di Istana Merdeka, Jumat, melalui Jurubicara Kepresidenan Wimar Witoelar, Kepala Negara menyatakan dirinya tidak akan mengundurkan diri. Untuk selanjutnya, pemerintah akan tetap pada komitmennya untuk mempercepat proses reformasi yang selama ini melamban. "Di antaranya dengan mempercepat proses penegakan hukum terhadap para koruptor, tanpa ada konsesi politik apapaun". Dikatakan pula, Presiden tidak akan memberhentikan menterinya seperti yang diisukan beberapa wajktu lalu. Sementara menyankut hasil rapat paripurna DPR tentang laporan Pansus Buloggate dan Bruneigate, Kamis, Kepala Negara akan menjawab atau menanggapinya setelah menerima surat resmi pemberitahuan dari DPR. Sebelum itu, didampingi pula oleh Sekretaris Negara Djohan Effendie, Gus Dur yang mengenakan kemeja batik lengan pendek berwarna coklat kehijau-hjauan di atas podium mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terima kasih kepada DPR, 'yang dninilanya kini telah dewasa. Dan proses yang berlangsung di gedung DPR, khususnya Kamis kemarin, dinilai juga besar artinya bagi pendidikan demokrasi bangsa. "Namun, secara seimbng pula saya bersikap diam, bukan menilai hal ini tidak penting, tetapi pendidikan demorkasi harus dituntaskan," tukas Presiden. Dikatakannya bahwa dalam penilaiannya lebih jauh, fraksi-raksi di DPR telah menggunakan data yang diberikan Pansus 'Buloggate' dan 'Bruneigate' tidak berdasarkan fakta. Presiden juga mengatakan dirinya menyoroti etika politik di mana dia telah dituduh melakukan kebohonnan politik. "Dan ini adalah kata-kata yang harus diperbaiki dan tidak etis diucapkan oleh orang-orang yang menganggap dirinya wakil rakyat," tambahnya. "Walau demikian, saya tetap mengucapkan terima kasih kepada DPR dan untuk masa yang akan datang, bisa bekerjasama dengan eksekutif untuk menyelesaikan masalah yang butuh perhatian khusus, seperti perbaikan UU dan hukum, termasuk menentukan jenis perbaikan konstitusi di masa mendatang," kata Gus Dur. Di samping itu, mengadakan perbaikan bikokrasi pemerintah dan kepegawaian serta perbaikan sistem perpajakan dan cukai termasuk menyangkut UU tentang BI yang dinilai menyimpang dari UUD. Karena, kata Gus Dur, sebagai bank sental seharusnya BI tidak bisa dikontrol siapapun, Padahal BI sebaagai lembaga keempat setelah eksekutif, yudikatif dan legislatif. Selanjutnya, Presiden menekankan pemeritnah juga akan konsekuen melakukan penagwasan hkum dengan akan mengundang beberapa pihak untuk membicarakan 'cara-cara mencapai bentuk rekonsiliasi uang diinginkan di masa mendatang'. Lebih jauh, Gus Dur menyatakan bahwa pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah menjaga proses persidangan dengan segala kelelahan tanpa ada kaorban jiwa di kalagnan demonsttan. "Ini menunjukan kedewasaan aparat keamanan dan pertahanan," ujarnya. Terima kasih juga dikatakan diucapkannya kepada semua pihak, khususnya kepad media massa. Sementara khusus kepada rakyat, Presiden menyatakan dirinya menyatakan minta maaf karena 'mengetahui kondisi masyarakat yang terganggu oleh proses pendidikan politik yang sedang berlangsung. "Meskipun saya diam, saya tahu kalau rakyat telah terganggu," katanya. Selain minta maaf, Gus Dur menyatakan dirinya sekaligus memuji secara keseluruhan bangsa kita ini memperahankan integritas wilayah dan perbaikan ekonomi untuk kedemudain memasuki masa pemulihan dengan persiapkan sarana. Tidak seperti biasanya, usai memberi keterangan pers Presiden tidak memberi waktu kepada wartawan untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada dirinya, Wimar Witoelar yang diminta untuk menanggapi segala pertanyaan. "Saya harus menuju ke tempat lain, karena ini hari Jumat," demikian Presiden KH Abdurrahman 'Gus Dur' Wahid.[gp] ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
