Makanya kita semua harus belajar dari kesalahan yg telah lalu
dan jangan ingin salah lagi untuk kedua kalinya pada hal yg sama
(itu bodoh namanya).

Salam,
----------

Aswat wrote :
Masalahnya kan justru disini Mas... mas....

Maka apapun harus dilakukan at al cost agar masa lalu tidak terungkap. =
Mas yang KKN itu sistem. Inilah harga yang harus dibayar karena sejak =
semula garis tegas itu tidak pernah dibuat. Lain kan dengan etika HMS =
memulai?

----- Original Message -----=20
From: BKC1214 Nopi Hidayat
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, February 02, 2001 11:23 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] CONFIRM : GUS DUR MALING

Wah, ternyata PR berat buat kita semua untuk bisa membersihkan
seluruh maling2 profesional yg berada di era/zaman yg berbeda,
atau mungkin DPR mau memberi contoh bahwa kasus kecil di GD (selesai)
baru yg besar (BLBI) diembat habis..semoga.

Salam,
----------

Dadi wrote:
Bung, kalau bicara maling, banyak tokoh-tokoh Orba yang malingannya jauh
lebih besar (alias garong) ratusan trilyun Rupiah, tapi kenapa DPR diem
saja? tidak ada Pansus?! So, sebenernya keadilan mana yang dicari?
Jawabannya memang betul kata anda: akhirnya "GD pasti ngglundung" dan
ujung-ujungnya ya pasti itu juga: tampuk kekuasaan.

-----Original Message-----
From: Abdullah Hasan [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Thursday, February 01, 2001 9:09 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Kuli Tinta] CONFIRM : GUS DUR MALING
Salam,
Kecuali sedikit yang memang nyata-nyata begundal, tampaknya semua =
anggota
DPR secara utuh menyetujui dugaan Pansus : Gus Dur Maling!. Demikian =
pula
puluhan ribu mahasiswa harapan bangsa yang otaknya masih bersih murni : =
Gus
Dur Maling !

Mudah-mudahan kebenaran melanjutkan melindas Gus Dur sampai tuntas =
habis.
Juga yang lain-lain pemimpin masa depan, yang picek dan angkuh terhadap
Sejarah. Yang merasa bisa berbuat apa saja kalau sudah mendapat jabatan,
seperti Bung Karno dan Pak Harto dulu. Mereka semua mesti tahu : Pasti
Ngglundung !.

Pada semua yang masih ngeman Gus Dur , segeralah bangun dari tidur. Ini
bukan kerajaan , Bung ! Pemimpin yang maling atau pun tidak mampu =
mengelola
negara bisa diganti asal kita tidak tolol mau dibodohi mereka. Marilah =
ikut
anak-anak kita para mahasiswa , kembali mengglundungkan kelaliman.
Terlambat sedikit adalah lebih baik daripada dibodohin pemimpin zalim
terus-terusan...

Wassalam
Abdullah Hasan.



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke