From: "Abdur Rahim" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> assalamualaikum wr. wb. Biar ada opini 'lain' ............. :o) Mumpung nunggu ngedownload file. > From: "Fukuoka Kitaro" <[EMAIL PROTECTED]> > Seniorku nyambung: "Hahahaa, iya bener itu, artikel > MS itu saya sebarkan ke mahasiswa-2 saya agar > lebih melek keadaan. Padahal akupun juga bukan > pembela GD atau pendukung AR atau simpatisan > MW atau AT. Yang saya pentingkan adalah wawasan pikir > dan kebijakan moralitas mahasiswa, agar jangan > sampai mengulangi kesalahan kakak-kakak mereka > di tahun 1966, sehingga melahirkan ORDE BARU" > Salah satu 'ciri khas' ORDE BARU adalah saratnya kasus KKN, yang dikatakan sudah sistemik. Jadi agar tidak terulang kesalahan yang sama ..... benih-benih KKN yang mulai muncul harus segera dipangkas, deshou. Jangan biarkan benih itu mendapatkan lingkungan yang kondusif untuk berkembang dan menghunjamkan akarnya dengan kokoh. ------------ dst, dipotongan--------- coba serius ah.. Karena hujan angin yang tidak cukup kencang kemarin, sebatang pohon Sana Kembang yang kokoh dan anggun di dekat bekas Aula Kantor Pusat PTBHMN (Perguruan Tinggi Berbadan Hukum Milik Negara) yang dulu mempro- klamirkan diri sebagai Kampus Rakyat, tumbang! Memang kejadian yang sepele tak berarti. Hanya menyebab kan rontoknya beberapa genting milik Dekanat FAMIPA. Tetapi akibat tumbangnya itu yang menarik. Sana Kembang itu tumbang dengan terangkat seluruh perakarannya. Dan apa yang terlihat? Perakaran yang sangat minim dibandingkan dengan kekekaran pokok-nya. Lho kenapa minim? Tak lain ya karena kebijakan pembangunan fisik PTBHMN itu yang tak memikirkan perakaran salah satu pohon kebanggaannya. Sekitar 15 tahun yang lalu dilakukan pembangunan lapangan basket lengkap dengan pengerasannya. Kemudian dibangun Dekanat yang juga dengan memotong juluran akar-akar pohon itu. Terakhir, dilakukan pemangkasan lapisan tanah taman koleksi yang juga memangkas perakaran pohon Sana Kembang itu. Jadi begitulah kekokohan suatu sosok Sana Kembang yang rimbun dan membanggakan akhirnya toh tumbang karena terpaan hujan angin tak begitu kencang. Jadi mana yang penting memothes tunas yang muncul dadi warisan perakaran kompak, atau demi sedikit menggerogoti akar-akar kompak agar pokok-pokok yang sekarang terlihat kukuh berdiri, taha goncangan? Kelompok pepohonan beracun yang kokoh terbina perakarannya selama 3.5 dasa warsa.... Ki Denggleng Pagelaran -------------------------- Pengamat pepohonan tumbang ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke